
Skuad Persebaya pada Liga Dunhill 1995. Iswahyudi menjadi bagian dari tim itu.
Persebaya dan Arema dikenal sebagai dua klub kuat di kancah sepak bola nasional. Tak banyak eksodus pemain dari kedua klub. Tapi ada pemain Persebaya yang tercatat pertama pindah ke Arema. Siapa dia?
Sidiq Prasetyo, Sidoarjo
Penampilannya tak jauh beda seperti saat dia masih menjadi pemain. Hanya sedikit berisi. Wajar, karena pemain dengan nama Iswahyudi itu sudah lama pensiun sebagai pesepak bola.
"Saya pensiun 1997. Jadi sudah 27 tahun," kata Iswahyudi.
Dengan tinggi 180 cm, Iswahyudi dikenal sebagai pemain belakang tangguh. Tak heran dua klub besar, Persebaya dan Arema pernah dibelanya.
Bahkan, dia bisa kembali lagi ke Green Force, julukan Persebaya, meski sempat pindah ke Singo Edan, julukan Arema. "Saya masuk Persebaya di tahun 1992. Saya masuk setelah membela Indonesia di Piala Asia U-20 di Singapura," jelas lswahyudi.
Bakat dan kemampuan lelaki kelahiran 1972 itu terpantau dari Piala Suratin. Ketika itu, Iswahyudi membela Persewangi Banyuwangi dan meloloskannnya ke babak semifinal di tahun 1989.
"Saat itu, di Persewangi ada juga Hendro Kartiko . Tapi saya sendiri yang terpanggil Indonesia U17," ungkap Iswahyudi.
Iswahyudi kini. Dia pernah membela Persebaya dan Arema.
Hendro Kartiko adalah salah satu kiper legendaris Indonesia. Dia dan Iswahyudi sama sama berasal dari Banyuwangi.
Di Indonesia U17, Iswahyudi selalu dipakai hingga U-19. Usai dari Piala Asia dan Indonesia gagal lolos putaran final, dia dipanggil masuk pemusatan latihan Jawa Timur untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 1993.
"Saya diajak teman-teman dari Surabaya untuk ikut klub Surabaya karena kompetisinya bagus. Saya memilih bergabung Assyabaab," papar Iswahyudi atau yang sering dipanggil dengan nama Bagong itu.
Dari Assyabaab, tiket masuk Persebaya terbuka. Iswahyudi menjadi salah satu skuad Persebaya saat juara Piala Utama 1992 dengan mengalahkan Pelita Jaya. Piala Utama merupakan pertandingan yang mempertemukan beberapa klub perserikatan dengan Galatama.
"Namun, musim 1993, saya pindah Arema. Ada beberapa pemain dari Mitra tapi bukan Persebaya," terang Iswahyudi.
Skuad Arema pada 1993. Iswahyudi pernah menjadi bagian dari tim Singo Edan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
