
PATAH KAKI: Kondisi Robertino Pugliara yang mendapatkan penanganan khusus kala itu pasca tekel brutal Wahyudi Hamisi di laga Persebaya Surabaya vs Borneo FC. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Sebuah pertarungan yang tak terduga telah menandai akhir perjalanan sepak bola seorang pemain yang penuh semangat, Robertino Pugliara.
Pada sebuah laga yang mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Borneo FC pada musim 2018, sebuah tekel brutal dari Wahyudi Hamisi telah mengakhiri karier Robertino Pugliara lebih cepat dari yang diharapkan. Dalam salam perpisahannya, Robertino Pugliara menyampaikan rasa sedih dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepadanya.
"Saya harus memberitahu bahwa pertarungan saya telah selesai di musim ini," ketik Pugliara dengan redaksi yang penuh penghormatan terhadap penggemar sepak bola yang telah mendukungnya selama ini melalui kanal Instagram pribadinya.
Ketika sebuah laga dipenuhi dengan persaingan yang sengit, tidak jarang kejadian tidak terduga terjadi. Itulah yang dialami oleh Robertino Pugliara dalam pertandingan melawan Borneo FC. Dalam momen yang menegangkan, seorang pemain Borneo FC, Wahyudi Hamisi, melakukan tekel yang mengakibatkan patahnya tulang fibula Robertino Pugliara. Sebuah cedera serius yang membuatnya terpaksa harus absen dari lapangan untuk beberapa bulan ke depan.
Robertino Pugliara, dengan rasa sedih yang mendalam, menyatakan, "Saya sangat sedih lebih dari apa pun karena saya tidak akan dapat membantu tim di tahap terakhir dan paling penting dalam kompetisi ini."
Rasa kehilangan akan kontribusinya dalam timnya begitu kuat dirasakan oleh pemain tersebut. Namun, di balik cobaan yang dialaminya, Robertino Pugliara juga tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepadanya.
"Pertama-tama saya ingin berterima kasih kepada semua pesan dukungan yang saya terima, meskipun saya tidak dapat menjawabnya tetapi saya membaca semuanya," tuturnya dengan suara yang penuh rasa terharu.
Dalam momen perpisahannya, Robertino Pugliara juga menyampaikan pesan yang penuh semangat kepada para penggemar sepak bola yang telah mendukungnya sepanjang karier profesionalnya. "Terima kasih banyak atas dukunganmu! Salam satu nyali, WANI," ucapnya, mengakhiri salam perpisahannya dengan keberanian dan semangat yang khas.
Kepergian Robertino Pugliara dari lapangan merupakan sebuah kehilangan yang besar bagi dunia sepak bola Indonesia bagi pemain yang pernah membela tiga klub legendaris Indonesia, mulai dari Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya.
Meskipun begitu, penghargaan dan penghormatan terhadap perjuangan dan semangat yang telah ditunjukkannya selama ini akan tetap dikenang oleh penggemar sepak bola Tanah Air.
Statistik Robertino Pugliara ketika membela Persebaya Surabaya berdasarkan data Transfermarkt:
Penampilan 22
Gol 1
Assists 5
Kartu Kuning 0
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
