
PROTES KERAS: Persebaya Surabaya layangkan protes keras tindakan Wahyudi Hamisi dan ketegasan wasit kontroversial Ginanjar Rahman Latief. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya telah mengambil langkah tegas dengan mengirimkan surat kepada PSSI, meminta tindakan yang serius terhadap insiden yang terjadi dalam pertandingan melawan PSS Sleman pada 3 Maret 2024.
Dalam surat tersebut, Persebaya Surabaya menyoroti dua hal utama yang dianggap perlu mendapat perhatian serius.
Pertama, Persebaya Surabaya menyoroti tindakan brutal yang dilakukan oleh pemain PSS Sleman, Wahyudi Hamisi. Pada menit ke-19, Wahyudi Hamisi dengan sengaja menendang kepala pemain Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, yang saat itu terjatuh. Tindakan ini dianggap sebagai Violent Conduct, yang seharusnya pantas mendapat kartu merah menurut peraturan FIFA dan Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 Pasal 48.
Meskipun insiden tersebut direkam dan diunggah di media sosial, wasit yang berada di dekatnya hanya memberikan kartu kuning kepada Wahyudi Hamisi, membuat banyak pihak merasa kecewa.
Statistik Wahyudi Hamisi bersama PSS Sleman di Liga 1 Indonesia musim ini berdasarkan data Transfermarkt:
Penampilan 24
Gol 2
Assists 1
Kartu Kuning 8
Kartu Kuning Kedua 1
Kartu Merah 0
Menit Bermain 1.931
Insiden ini menimbulkan kembali ingatan akan momen horor pada Kompetisi Liga 1 tahun 2018/2019, di mana Wahyudi Hamisi, saat itu bermain untuk Borneo FC, melakukan pelanggaran yang mengakibatkan Robertino Pugliara tidak dapat melanjutkan karier sepak bola. Tindakan brutal yang dilakukan Hamisi saat itu membuat Pugliara mengalami cedera serius dan mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola profesional.
Kedua, Persebaya Surabaya juga menyoroti kinerja wasit, Ginanjar Rahman Latief, yang berada di dekat insiden tersebut namun hanya memberikan kartu kuning kepada Hamisi. Persebaya Surabaya menilai bahwa wasit seharusnya bertindak lebih tegas dalam menangani situasi seperti ini, terutama ketika tindakan yang dilakukan oleh pemain melanggar aturan yang telah ditetapkan.
Statistik Ginanjar Rahman Latief dalam memimpin laga Liga 1 Indonesia musim ini berdasarkan data Transfermarkt:

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
