
MONCER: Andik Vermansyah ketika membela TImnas Indonesia dan berharap juara Piala AFF 2016. (JawaPos)
JawaPos.com — Di balik gemerlap sepak bola Surabaya, terdapat sebuah tempat yang menjadi sarang bagi bakat-bakat muda yang bersemangat untuk meraih mimpi.
Itulah Indonesia Muda, sekolah sepak bola yang telah melahirkan sejumlah pemain legenda, memberikan kontribusi besar bagi perkembangan sepak bola Surabaya, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah panjang olahraga kota ini.
Andik Vermansyah, salah satu bintang terang sepak bola Indonesia, merupakan salah satu bukti gemilang dari hasil binaan Indonesia Muda. Bersama dengan pemain lain seperti Yusuf Ekodono dan Bejo Sugiantoro, Andik adalah contoh nyata bagaimana sekolah sepak bola ini mampu mencetak pemain-pemain berkualitas tinggi yang mampu bersinar di level nasional maupun internasional.
Statistik Andik selama kariernya di klub Indonesia maupun Malaysia berdasarkan data Transfermarkt:
Penampilan 123
Gol 8
Assists 19
Kartu Kuning 10
Kartu Kuning + Merah 0
Kartu Merah 1
Menit Bermain 7.328
“Semua klub internal mempunyai ambisi yang sama, yaitu melestarikan bakat bawaan klub untuk menjadi pemain hebat," kata bos Indonesia Muda kala itu, Saleh Hanifah, dilansir dari Jawa Pos Koran edisi 2 Oktober 2015.
Tidak hanya Indonesia Muda, klub Mitra Surabaya juga menjadi bagian penting dari sejarah sepak bola kota ini. Didirikan oleh mantan pemain dari Niac Mitra dan Persebaya Surabaya, klub ini memiliki misi yang sama dengan Indonesia Muda, yaitu mengembangkan bakat-bakat muda menjadi pemain hebat yang dapat mengharumkan nama Surabaya di kancah sepak bola nasional dan internasional.
Mursyid Effendi yang pernah menjabat sebagai ketua umum Mitra Surabaya kala itu, yang juga merupakan mantan kapten Persebaya Surabaya, memiliki visi yang jelas dalam mengembangkan potensi anak-anak muda. Dengan rajin menyalurkan pemain-pemain berkualitas ke tim utama Persebaya Surabaya dan timnas Indonesia, Mitra Surabaya telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan sepak bola Surabaya.
Dalam setiap turnamen, baik itu turnamen besar maupun antar RT, Mitra Surabaya selalu berpartisipasi dengan tekad yang kuat untuk memajukan bakat-bakat muda. Semua ini dilakukan demi kemajuan mereka menjadi aset berharga bagi Persebaya dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
