Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Februari 2024 | 03.04 WIB

Fakta Sebenarnya Reva Adi Utama Dikabarkan Tetap di Bench Usai Dikartu Merah, Langsung Masuk Ruang Ganti

TAAT ATURAN: Reva Adi Utama langsung masuk ke ruang ganti pemain pasca mendapatkan kartu merah di laga Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC. (Instagram Reva Adi Utama) - Image

TAAT ATURAN: Reva Adi Utama langsung masuk ke ruang ganti pemain pasca mendapatkan kartu merah di laga Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC. (Instagram Reva Adi Utama)

JawaPos.com — Peristiwa muncul pasca pertandingan antara Persebaya Surabaya menghadapi Bhayangkara FC, terutama terkait insiden kartu merah yang diterima oleh Reva Adi Utama.

Kabar beredar bahwa Reva Adi Utama menolak masuk ke ruang ganti dan memilih untuk duduk di bangku cadangan setelah mendapatkan kartu merah, dan ternyata berita itu tidaklah benar.

Menanggapi insiden tersebut, Alya Nadira, istri dari Reva Adi Utama, memberikan klarifikasi kepada JawaPos.com. Menurutnya, setelah mendapatkan kartu merah, Reva langsung masuk ke dalam ruang ganti.

Tidak lama setelah itu, diketahui bahwa Ernando Ari, rekan setimnya, juga mengalami cedera selang beberapa waktu setelah insiden Reva Adi Utama yang sempat menerima tonjokan dari Sani Rizki dan kemudian refleks membalasnya. Kedua pemain tersebut akhirnya mendapatkan kartu merah dari wasit.

“Pada intinya mas, setelah kartu merah dia langsung masuk mas ke dalam, gak lama setelah itu kan Ernando juga cedera. Dia bersamaan itu di dalam,” ungkap Alya Nadira terkait peristiwa kartu merah Reva Adi Utama ketika dikonfirmasi JawaPos.com.

Alya Nadira juga menambahkan bahwa pasca pertandingan, Persebaya Surabaya memiliki tradisi untuk membuat lingkaran di tengah lapangan dan menyanyikan lagu kebangsaan bersama para Bonek dan Bonita yang hadir di stadion untuk menonton secara langsung.

Reva Adi Utama sendiri masuk ke dalam lapangan setelah peluit panjang berbunyi, bukan memilih untuk duduk di bangku cadangan seperti yang disebut-sebut.

“Tapi setelah menang kan memang culture sepak bola di Persebaya after match kami ada ritual bikin lingkaran di tengah untuk menyanyikan song for pride bersama para Bonek dan Bonita yang datang ke lapangan (Stadion untuk menonton secara langsung),” tambah Alya Nadira.

“Dan, dia (Reva Adi) masuk setelah peluit panjang berbunyi,” pungkas Alya Nadira.

Hal ini menunjukkan bahwa kabar yang menyatakan Reva Adi Utama menolak masuk ke ruang ganti setelah mendapat kartu merah adalah tidak benar. Klarifikasi dari pihak terkait menegaskan bahwa Reva Adi Utama mematuhi aturan dan prosedur yang berlaku, serta melaksanakan tugasnya sebagai seorang pemain sepak bola dengan baik.

Dengan demikian, peristiwa tersebut haruslah dipahami secara jelas dan tidak disalahartikan. Kedewasaan dan profesionalisme Reva Adi Utama dalam menghadapi situasi sulit tersebut patut diapresiasi. Sementara klarifikasi yang diberikan oleh pihak terkait diharapkan dapat membantu menjernihkan pemahaman publik mengenai insiden tersebut.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore