Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Januari 2024 | 02.30 WIB

Penyelamat Persebaya Surabaya dari Kekalahan Hadapi PSIS Semarang, Berikut Perjalanan Karier Andre Oktaviansyah

Andre Oktaviansyah saat memberikan assist atas kemenangan Persebaya Surabaya kontra Persita Tangerang. - Image

Andre Oktaviansyah saat memberikan assist atas kemenangan Persebaya Surabaya kontra Persita Tangerang.

JawaPos.com – Andre Oktaviansyah, atau yang kerap disapa Andre Cobra, menjadi penyelamat Persebaya Surabaya saat menghadapi PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Selasa, (30/1) sore.

Persebaya Surabaya tertinggal lebih dulu pada menit ke-20 melalui sang mantan, Taisei Marukawa, yang berhasil menyapu bola muntah hasil sepakan pemain PSIS.

Pemain asal Jepang tersebut mencetak gol pertamanya ke gawang Green Force setelah hengkang ke Semarang dua musim silam. Pemain bernomor punggung 10 itu juga tidak berselebrasi secara berlebihan dalam merayakan gol ke gawang mantan klubnya tersebut.

Namun, delapan menit berselang, tepatnya pada menit ke-28, Andre Cobra berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan Adi Satryo, kiper PSIS Semarang.

Tercatat, gol tersebut merupakan gol pertama Cobra musim 2023/2024. Menurut Sofascore, sebelum laga kontra Laskar Mahesa Jenar, Andre telah mencatatkan 15 penampilan untuk Persebaya, yang mana 13 di antaranya dimulai sebagai starter.

Profil Andre Oktaviansyah

Dilansir situs resmi Persebaya Surabaya, Andre Oktaviansyah adalah pemain kelahiran 23 Oktober 2002, yang berposisi sebagai gelandang. Pemain berjuluk Cobra itu merupakan jebolan Garuda Select. Kepiawaiannya dalam mengatur serangan di lini tengah mengantarkan Timnas U-16 juara Piala AFF U-16 pada 2018 silam.

Dia didatangkan oleh mantan pelatih Persebaya Surabaya yang kini melatih Persikabo 1973, Aji Santoso, pada awal musim Liga 1 2023/2024.

Nama Andre mulai menjadi langganan starter Persebaya saat ditangani oleh caretaker Uston Nawawi. Sebelumnya, lini tengah dikuasai oleh Ripal Wahyudi yang berduet dengan legiun asing asal Singapura, Song Ui-young.

Namun, perlahan pemain kelahiran Depok itu menggusur Ripal ke bangku cadangan saat era kepelatihan Uston Nawawi, Josep Gombau, maupun pelatih Green Force saat ini, Paul Munster.

Sejak pertama kali menjadi starting eleven, Andre meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia memang layak dipilih, seperti yang dia katakan pada kanal Youtube resmi Persebaya.

“Saya yakini diri saya kalau misalnya ini kesempatan kamu untuk nunjukin kalau kamu sebenarnya layak masuk starting dan itu adalah salah satu motivasi dari diri sendiri,” kata Andre.

Selain itu, dia mengakui bahwa keberadaan Song Ui-young yang menjadi duetnya di posisi gelandang adalah komponen penting di balik performanya.

“Saya lebih banyak belajar juga dari Song, karena dia sering kasih tahu saya,” katanya.

Nama Andre Oktaviansyah mulai naik ke permukaan saat dia membela Timnas Indonesia U-16 dan berhasil meraih gelar juara AFF U-16 2018 di bawah arahan Fakhri Husaini. Kemudian, dirinya mengikuti program Garuda Select bersama David Maulana dan Brylian Aldama di Inggris.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore