JawaPos.com - Persebaya Surabaya, klub yang identik dengan semangat juang dan suporter fanatiknya, Bonek, sepertinya tengah menghadapi bayang-bayang kutukan pelatih asal Eropa. Paul Munster yang telah resmi menjadi pengganti pelatih sebelumnya, Josep Gombau, menunjukkan optimismenya mengarungi sisa laga Liga 1 Indonesia 2023/24. Namun, apakah Persebaya Surabaya harus berhati-hati mengingat sejarah pelatih Eropa di klub ini?
Wolfgang Pikal: Kejutan Singkat yang Pahit
Wolfgang Pikal, pelatih asal Austria, menjadi langkah percobaan bagi Persebaya Surabaya pada musim 2018/19. Namun, kebersamaan ini hanya bertahan selama empat laga dengan hasil yang kurang memuaskan. Wolfgang Pikal hanya mampu mencatat satu hasil imbang dan tiga kekalahan, mengakhiri perannya di Persebaya Surabaya dengan cepat.
Josep Gombau: Hanya Enam Laga Sebelum Pergi
Pelatih asal Spanyol, Josep Gombau, datang dengan reputasi yang mengesankan. Namun, meski hanya memimpin Persebaya Surabaya selama enam laga di Liga 1 Indonesia 2023/24, Josep Gombau tidak mampu memberikan dampak yang diharapkan. Dengan hanya satu kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan, Josep Gombau harus meninggalkan kursi pelatih Persebaya Surabaya.
Paul Munster: Pelatih Baru Persebaya Surabaya
Kini, Persebaya Surabaya memiliki pelatih baru dalam sosok Paul Munster. Sebagai direktur teknis Timnas Brunei Darussalam, Paul Munster membawa pengalaman sebelumnya dengan Bhayangkara FC. Namun, pertanyaannya, apakah Paul Munster dapat mematahkan kutukan pelatih Eropa yang nampaknya menghantui Persebaya Surabaya?
Formasi Baru di Bawah Kendali Munster: Skema Full Attack?
Ketika Paul Munster diresmikan menjadi pelatih Persebaya Surabaya, banyak yang menantikan perubahan dalam pola permainan tim. Melirik rekam jejaknya, Paul Munster dikenal dengan formasi 4-3-3 menyerang. Dengan memiliki stok gelandang yang melimpah, apakah Paul Munster akan memanfaatkannya untuk mengejar skema full attack? Tentu taktik dan strategi ini akan terjawab dalam laga tunda Liga 1 Indonesia 2023/24 menghadapi PSIS Semarang.
Jadwal laga tunda melawan PSIS Semarang pada 30 Januari 2024, di Stadion Gelora Bung Tomo, menjadi ujian awal bagi Paul Munster. Apakah ia mampu memecah kutukan pelatih Eropa di Persebaya Surabaya atau justru menjadi korban terbaru dari sejarah yang menghantui? Menarik untuk dinantikan.
Bonek Mania tentu berharap dengan kedatangan Paul Munster sebagai pelatih baru Persebaya Surabaya bisa membawa transformasi positif dan tidak menambah panjang daftar pelatih Eropa yang gagal membawa kesuksesan di Green Force.
Dengan begitu banyak aspek yang terlibat, masa depan Persebaya Surabaya di bawah Paul Munster menjadi misteri yang patut ditantang. Kutukan pelatih Eropa atau peluang baru, hanya waktu yang akan menjawabnya. Tetaplah terhubung untuk melihat bagaimana cerita seru ini akan berkembang di lapangan hijau Liga 1 Indonesia 2023/24.