Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Mei 2022 | 18.02 WIB

Baru Berusia 26 Tahun, Striker Deltras Kursus Lisensi Kepelatihan AFC

MARTINUS NOVIANTO UNTUK JAWA POS  FOKUS: Martinus Novianto mempraktikkan materi kursus kepelatihan C AFC. - Image

MARTINUS NOVIANTO UNTUK JAWA POS FOKUS: Martinus Novianto mempraktikkan materi kursus kepelatihan C AFC.

JawaPos.com-Semangat penyerang Deltras Sidoarjo Martinus Novianto untuk belajar terus membara. Setelah menuntaskan kuliah S-2-nya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), sejak 13 Mei lalu Martinus mengambil kursus lisensi kepelatihan C AFC.

Striker kelahiran Logandeng, Playen, Gunungkidul, 4 November 1995, itu menyiapkan diri untuk menjadi pelatih.

--Farid S. Maulana, Sidoarjo--

Tidak ada Martinus Novianto dalam skuad Deltras Sidoarjo yang berlatih di Stadion Jenggolo sejak 13 Mei lalu. Padahal, pemain 26 tahun itu adalah salah satu pemain yang dipertahankan manajemen setelah The Lobster –julukan Deltras– naik divisi dari Liga 3 ke Liga 2.

Ke mana? Ternyata, Martinus absen karena sedang ikut lisensi kepelatihan C AFC di Lumajang, Jawa Timur. Dia harus absen latihan hingga 27 Mei lusa.

’’Iya, saya memang sedang fokus untuk dapat lisensi C, Mas,’’ katanya ketika ditanya Jawa Pos.

Sebenarnya, Martinus sudah lama berencana mengambil lisensi kepelatihan. Bahkan sebelum bergabung dengan Deltras. ’’Tapi memang tidak mau terburu-buru. Karena sambil menyelesaikan kuliah juga,’’ ujarnya.

Nah, setelah kuliahnya beres, keinginan untuk mengikuti kursus lisensi kepelatihan langsung dia coba realisasikan. Gayung bersambut. Ketika menandatangani kontrak baru dengan Deltras, dia juga ditawari untuk ambil lisensi kepelatihan C AFC.

Tanpa pikir panjang, Martinus langsung mengambil kesempatan berharga itu. ’’Jadi, saya berterima kasih kepada manajemen Deltras atas kesempatan yang diberikan,’’ jelasnya.

Mantan striker timnas Indonesia U-19 dan U-21 itu menambahkan, untuk saat ini, dirinya hanya ingin belajar dulu. Ingin mengetahui bagaimana menjadi sosok pelatih di sepak bola.

Sebab, putra ketiga dari tiga bersaudara pasangan A.G. Djaka Prajitna dan Yuliana Sri Rahayu itu masih fokus pada karier sepak bolanya sebagai pemain. Dia ingin terus membawa Deltras berprestasi. ’’Saya masih mempelajari hal-hal dasar dulu,’’ tuturnya.

Tapi, Martinus sudah punya mimpi. Ingin seperti Pep Guardiola. ’’Bukan karena tim yang dilatih, tapi bagaimana cara Pep melatih. Saya ingin seperti itu kelak,’’ bebernya.

Di luar itu, Martinus mengaku banyak ilmu yang didapat selama beberapa hari ikut lisensi. Bukan hanya mempelajari bagaimana dasar-dasar kepelatihan, melainkan juga bekal ketika nanti bertanding. ’’Ini juga membantu saya ikut memahami bagaimana instruksi pelatih,’’ paparnya.

Sementara itu, CEO Deltras Amir Burhannudin menjelaskan, manajemennya memang membayar penuh semua biaya lisensi Martinus. Hal tersebut merupakan wujud komitmen manajemen dalam membantu masa depan pemainnya di sepak bola.

’’Ketika kami mengontrak pemain, bukan hanya soal nominal gaji yang kami tawarkan. Juga ada sesuatu untuk masa depannya di sepak bola nanti,’’ ungkapnya.

Malah, bukan hanya Martinus. Beberapa pemain seperti Rendi Irwan yang sudah punya lisensi C AFC akan dibantu untuk mengambil lisensi lanjutan. Itu tertuang dalam kontraknya sebagai pemain Deltras.

’’Nanti ketika dia sudah tidak main sepak bola, kami bebaskan mau melatih di mana. Kalau memang mau di Deltras, kami mengapresiasi. Yang jelas, kami juga memikirkan masa depan pemain di sepak bola,’’ terangnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore