
Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia melakukan latihan di Stadion Al Egla 4, Lusail, Qatar, Sabtu (13/1/2024). ANTARA FOTO/Yusran Uccang/nym. (ANTARA FOTO/YUSRAN UCCANG)
JawaPos.com - Pelatih timnas sepak bola Indonesia Shin Tae-yong berkeinginan untuk mengubah karakter permainan tim asuhannya menjadi lebih agresif melalui peran striker pada turnamen Piala Asia 2023 di Doha, Qatar, dikutip dari ANTARA.
Dalam turnamen yang berlangsung pada 12 Januari-10 Februari itu, coach Shin membawa sebanyak enam penyerangnya. Melalui penampilan di Piala Asia 2023, Shin ingin menunjukkan gaya baru permainan Skuad Garuda pada ajang internasional.
"Karakter sepak bola moderen adalah menyerang. Kami berusaha mengikuti itu. Kami tidak hanya fokus untuk bertahan, tapi juga berusaha mengembangkan pola permainan baru bagi Indonesia," ungkap Shin dalam konferensi pers di Doha, Qatar, Minggu (14/1).
Jalan Indonesia dalam ajang Piala Asia 2023 menghadapi ujian sulit sejak fase grup. Pada grup ini, Indonesia harus bersaing dengan Vietnam, Irak, dan Jepang yang menjadi jawara Asia.
Shin mengakui bahwa langkah anak-anak asuhnya memang tidak mudah dan akan sulit untuk lolos grup dan mencapai babak 16 besar. Namun ia memastikan Asnawi Mangkualam dkk tak akan menyerah dan mengeluarkan kemampuan terbaik.
"Ini adalah perjalanan yang sulit untuk mencapai 16 besar, tapi kami tidak akan menyerah. Ada Jepang yang menjadi peringkat pertama (di Asia), lalu diikuti Irak, dan Vietnam yang tak kalah kuat. Tapi kami akan mengeluarkan kemampuan terbaik," pungkas Shin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
