
Vigit Waluyo kembali ditangkap dan diperiksa oleh Polri terkait dugaan keterlibatan dalam pengaturan skor Liga 2 Indonesia 2018. (JawaPos.com)
JawaPos.com – Kisah gelap di dunia sepak bola Indonesia kembali mencuat dengan tersingkapnya kebusukan seorang tokoh sepak bola, Vigit Waluyo.
Selain dikenal sebagai pelaku korupsi dalam kasus dana pinjaman PDAM Sidoarjo, Vigit Waluyo juga menjadi sosok sentral dalam skandal pengaturan skor di Liga 2 Indonesia pada 2018.
Simak profil singkat dan jejak kelam Vigit Waluyo, mafia pengaturan skor yang juga merupakan mertua dari legenda Persebaya Surabaya, Danilo Fernando.
Awal Karier dan Keterlibatan di Dunia Sepak Bola
Vigit Waluyo, seorang pengusaha asal Indonesia, memiliki ikatan erat dengan dunia sepak bola. Darah kecintaannya terhadap olahraga ini bukan tanpa sejarah, mengingat ayahnya, HM Mislan, merupakan tokoh bola Indonesia dan pendiri klub Gelora Dewata Bali pada era Galatama di tahun 1980-an.
Vigit Waluyo sendiri terjun ke dunia sepak bola dan menjadi pemilik klub Persatuan Sepak Bola Mojokerto Putra (PSMP), menciptakan namanya di kancah sepak bola Indonesia sejak 2008.
Kelola Klub dan Jabatan Penting di PSSI Jawa Timur
Vigit Waluyo tidak hanya menjadi pemilik klub, melainkan juga aktif sebagai pengelola beberapa klub ternama di Indonesia. Kariernya mencakup pengelolaan Deltras Sidoarjo, PS Mojokerto Putra (PSMP), PSIS Rembang, Persewangi Banyuwangi, Perseba Super (kini Borneo FC), hingga Persikubar Kutai Barat (kini Bhayangkara FC).
Keberhasilannya dalam dunia sepak bola mengantarkannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Pengprov PSSI Jawa Timur, menggantikan Haruna Soemitro sebelum akhirnya posisinya diambil alih oleh La Nyalla Mahmud Mattalitti.
Keterlibatan dalam Kasus Korupsi PDAM Sidoarjo
Namun, kilas balik ke tahun 2010 membawa Vigit Waluyo ke puncak kontroversi. Kasus korupsi dana pinjaman PDAM Sidoarjo senilai Rp 3 miliar membuatnya harus mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1A Sidoarjo. Kasus ini menunjukkan bahwa Vigit Waluyo tidak hanya terlibat dalam dunia sepak bola, melainkan juga terjerat dalam praktik-praktik korupsi yang merugikan negara.
Jejak Kasus Match Fixing Pertama pada 2019
Tak hanya korupsi, Vigit Waluyo juga pernah menjadi tersangka dalam kasus dugaan match fixing atau pengaturan skor pada 2019. Sebagai otak dari praktik ini, Vigit Waluyo diduga terlibat dalam aliran dana mencapai Rp 115 juta untuk memanipulasi jalannya pertandingan dan mengangkat PS Mojokerto Putra dari Liga 3 ke Liga 2. Komite Disiplin PSSI menghukum PSMP dengan larangan bermain di Liga 2, sementara Vigit Waluyo dijatuhi sanksi larangan beraktivitas di dunia sepak bola Indonesia seumur hidup.
Kembalinya sebagai Tersangka Match Fixing 2023
Setelah beberapa tahun vakum, nama Vigit Waluyo kembali mencuat dalam dunia sepak bola Indonesia pada 2023. Kali ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Vigit Waluyo kembali ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus match fixing Liga 2 Indonesia 2018. Meskipun memiliki sejarah yang kelam, Vigit Waluyo belum ditahan oleh pihak kepolisian karena masalah kesehatan yang sedang dihadapinya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
