
Pemain Borneo FC saat intensif menggelar latihan jelang pertemuan dengan RANS Nusantara FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (16/12).
JawaPos.com – Meladeni tantangan sang pemuncak klasemen Liga 1 2023/2024, Borneo FC, menjadi ujian bagi RANS Nusantara FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (16/12).
Pelatih RANS Nusantara, Eduardo Almeida, menginginkan hasil yang lebih baik mengingat timnya belum meraih kemenangan selama putaran kedua.
Dari lima pertandingan yang dimainkan, RANS Nusantara hanya meraup tiga hasil imbang dan dua kekalahan. Terakhir, mereka cuma mampu bermain imbang tanpa gol kontra Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (1/12).
Maka dari itu, untuk mewujudkan raihan tiga poin, eks pelatih Arema FC itu mengingatkan anak asuhnya wajib bekerja keras. Terlebih kualitas Borneo FC sangat bagus dan terbukti saat ini ada di puncak klasemen.
“Kita tahu bahwa Borneo FC adalah tim yang sangat bagus, saat ini tim terbaik di liga, karena mereka di posisi pertama sekarang. Kita tahu mereka punya kualitas. Dulu laga away kami (RANS FC) bisa dapat hasil imbang," ujar Almeida pada konferensi pers jelang laga.
"Sekarang kami berlaga di kandang, kami akan berusaha melakukan segalanya untuk mencoba mendapat tiga poin dan sebisa mungkin meraih tiga poin selalu menjadi target kami. Tentunya kami paham mereka sangat bagus di setiap sektor, tetapi kami harus siap untuk itu dan melakukan yang terbaik untuk menghasilkan poin maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, pemain RANS Nusantara, Dendi Maulana, menyebutkan bahwa rekan-rekannya sudah bekerja keras selama latihan terutama menjelang pertandingan laga melawan Borneo FC ini.
“Untuk persiapan pertandingan ini, pelatih sudah memberi tahu semua di latihan mengantisipasi penyerangan Borneo FC, lalu bagaimana kita menyerang dan bagaimana kita bertahan, dan target tetap kita harus meraih tiga poin untuk pertandingan tersebut,” tutupnya.
Sementara Borneo FC menargetkan tiga poin dalam laga terakhir tahun 2023. Untuk mewujudkan itu, tim berjuluk Pesut Etam bertekad untuk mengambil poin penuh dari RANS Nusantara FC.
Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, mengatakan pertandingan pamungkas tahun ini harus berakhir dengan baik. Menurutnya, itu akan menjadi modal positif untuk menatap laga sisa tahun depan.
"Kami berada dalam performa yang baik. Kami telah memainkan beberapa pertandingan dengan bagus. Sekarang kami harus melakukannya pada yang terakhir juga," kata pelatih asal Belanda itu.
Saat ini Borneo FC sedang di atas angin. Tim Pesut Etam memuncaki klasemen sementara Liga 1 2023/2024 dengan perolehan 48 poin. Hasil dari 14 kali memang, enam seri, dan hanya dua kali kalah. Sedangkan RANS Nusantara berada di posisi ketujuh dengan perolehan 32 poin.
Dari gambaran tersebut, tentu saja Pesut Etam jauh lebih perkasa dibanding tuan rumah.
Namun, Pieter Huistra tak mau sesumbar. Dia menganggap RANS Nusantara adalah tim yang kuat dan bisa saja menggulingkan jika Stefano Lilipaly dan kawan-kawan lengah. Apalagi, pada putaran pertama RANS Nusantara berhasil menahan imbang 1-1 Borneo FC.
"RANS salah satu tim yang menyulitkan kami di pertandingan pertama di kandang sendiri. Jadi kami waspada penuh, kami siap sepenuhnya. Kami tahu tim yang kami persiapkan. Jadi, kami hanya ingin memainkan permainan yang bagus," ungkapnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
