Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Desember 2021 | 01.39 WIB

Kapten Tim Izin Menikah, Persida Kalah dan Gagal ke Semifinal

LESU: Ekspresi kesedihan pemain cadangan Persida Sidoarjo saat timnya tertinggal 0-1 dari NZR Sumbersari. ANGGER BONDAN/JAWA POS - Image

LESU: Ekspresi kesedihan pemain cadangan Persida Sidoarjo saat timnya tertinggal 0-1 dari NZR Sumbersari. ANGGER BONDAN/JAWA POS

JawaPos.com-Dua hari terakhir, pelatih Persida Sidoarjo Istiko Hadi Susanto sudah pusing memikirkan line-up untuk melawan NZR Sumbersari FC. Sebab, dia akan kehilangan tiga pemain seniornya. Dari ketiganya, Istiko merasa sangat membutuhkan sang kapten Muhammad Sulthon.

Ya, Sulthon adalah pemain andalannya di lini belakang. Pengalaman dan kualitasnya sebagai stoper selama ini punya kontribusi untuk membantu Persida menghalau serangan lawan. Karena itu, kehilangan sang pemain menyisakan lubang besar di lini belakang Persida.

Itu terbukti pada pertandingan di babak 8 besar Liga 3 Zona Jawa Timur kemarin (10/12). Yakni, saat Persida melawan NZR Sidoarjo di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Persida tidak berkutik. Tim berkostum biru itu kalah dengan skor 0-1. Gol penentu NZR dicetak Arthur Sena pada menit ke-60.

’’Sulthon izin menikah hari ini (kemarin, Red). Tidak bisa ditunda, tidak bisa digeser harinya. Ijab kabul dan pestanya,’’ jelas Istiko. Dia pun tidak bisa melarang Sulthon. ’’Ya mau bagaimana, rencananya sudah jauh-jauh hari,’’ bebernya.

Selain kehilangan Sulthon, timnya kehilangan dua pemain senior karena cedera. Yakni, Ridwan Pri Handoko dan Fahmi Idris. Otomatis, skuad yang bermain melawan NZR Sumbersari kemarin full pemain muda. Tanpa senior sama sekali.

’’Tadi tidak ada leader sama sekali di lapangan. Sulthon itu dari awal main terus, dia yang mimpin anak-anak muda,’’ jelasnya.

Dia tidak heran jika pemainnya sulit bangkit ketika sudah kebobolan. Sulit menerapkan strateginya dengan baik. ’’Saya waswas, anak-anak tidak tenang,’’ ucapnya.

Nah, kekalahan Persida membuat NZR Sumbersari jadi tim pertama yang lolos ke semifinal. Pelatih NZR Sumbersari Charis Yulianto pun memuji perjuangan anak asuhnya. ’’Mereka berjuang keras dan bermain sesuai dengan keinginan saya,’’ papar Charis.

Salah satunya adalah bermain sabar. Charis sudah tahu bagaimana cara bermain Persida selama ini. Yakni, bermain compact defence. ’’Kami bersabar. Di babak pertama, finishing memang kurang bagus. Tapi, di babak kedua, akhirnya bisa cetak gol,’’ ungkapnya.

Charis sudah berpikir merombak skuadnya untuk Liga 3 Nasional. Sebab, NZR Sumbersari sudah dipastikan mendapat satu jatah dari Jawa Timur ke Liga 3 Nasional.

’’Tentu, kami sudah pertimbangkan dari awal. Akan mengubah komposisi pemain. Perubahan bisa 40 persen, hampir separo tim,’’ bebernya.

NZR Sumbersari ditemani Persewangi Banyuwangi ke babak semifinal Liga 3 Zona Jatim. Persewangi memastikan diri lolos setelah mengalahkan Putra Delta Sidoarjo dengan skor 2-1. Dua gol Persewangi dicetak Kaleb Sobor di menit ke-51 dan ke-55. Sementara itu, gol PDS dicetak Adam Malik menit ke-31.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore