Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Desember 2021 | 00.50 WIB

Belasan Pemain Laporkan Treatment Aneh Dokter Gadungan Eks Timnas

TAUFIQ ARDYANSYAH/JAWA POS JEJAK DOKTER PALSU: Elwizan Aminudin pernah ’’berdinas’’ di Klinik Umum Husada Medika Tangerang pada 2010 hingga 2012. - Image

TAUFIQ ARDYANSYAH/JAWA POS JEJAK DOKTER PALSU: Elwizan Aminudin pernah ’’berdinas’’ di Klinik Umum Husada Medika Tangerang pada 2010 hingga 2012.

JawaPos.com-Mantan dokter tim PSS Sleman Elwizan Aminudin kini terjerat kasus dokter gadungan. Sebelum melanglang buana ke berbagai klub dan tim nasional Indonesia kelompok usia, Amin sempat membuka klinik. Yaitu, Klinik Umum Husada Medika Tangerang.

Klinik tersebut berlokasi di Jalan Nangka III Nomor 87 RT 01/02, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan. Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, Amin membuka praktik di klinik itu pada 2010.

Tidak ada kecurigaan sama sekali terhadap status Amin yang merupakan dokter gadungan. Sebab, saat itu tidak pernah ada keluhan dari orang-orang yang berobat di sana. ”Orangnya baik. Ramah. Saya dan keluarga kalau sakit berobatnya ke dokter Amin. Tidak pernah ada keluhan setelah kami berobat,” tutur warga tersebut.

Dia menambahkan, jika ada pasien berobat, Amin bertugas memeriksa. Dia juga yang memberikan obat kepada pasien. ”Berobat di klinik itu terbilang murah. Makanya banyak yang ke sana. Apalagi, itu satu-satunya klinik di daerah tersebut,” jelasnya.

Amin tidak lagi bertugas di klinik itu pada 2012. Tepatnya setelah setahun bekerja di Persita Tangerang. Sejak itu, si warga tersebut tidak tahu lagi kabar Amin. ”Saya kaget ketika dapat kabar dia ternyata dokter palsu. Kok bisa ya?” ujarnya.

Saat ini, Klinik Umum Husada Medika Tangerang telah dilanjutkan oleh dokter lain. Semalam, Jawa Pos mendatangi klinik tersebut. Sayang, dokter yang bertugas tidak mau dimintai keterangan. ”Saya tidak tahu soal itu (Amin, Red),” ucapnya.

Saat ini, Amin sudah dilaporkan PSS Sleman ke Polres Sleman. General Manager APPI Hardika Aji berharap Amin diproses hukum sebagaimana mestinya. Sebab, Amin telah melakukan tindakan penipuan.

Selain diproses hukum, Hardika meminta Amin mengungkapkan aksinya ke publik. ”Harus ada pernyataan dari yang bersangkutan. Kenapa dia bisa bekerja di beberapa klub. Dia harus menjelaskan sampai tuntas,” jelas Hardika saat dihubungi kemarin.

Saat ini, APPI sudah menerima laporan dari belasan pesepak bola yang pernah ditangani Amin. Mereka bercerita tentang treatment aneh yang dilakukan Amin.

”Sejauh ini, mereka hanya sebatas speak up tentang penanganan cedera yang ganjil. Mereka belum ada rencana untuk ikut melaporkan perbuatan Amin ke polisi. Jika ada pemain yang ingin melapor, APPI siap memberikan pendampingan,” ucap Hardika.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore