
Kasim Botan melakukan akselerasi ke dalam kotak penalti, namun digagalkan pemain Persis Solo. (Persebaya.id)
JawaPos.com – Pertandingan lanjutan Liga 1 yang mempertemukan antara Persebaya Surabaya dan Persis Solo diwarnai oleh terciptanya gol kontroversial.
Gol kontroversial tersebut dicetak oleh Paulo Henrique pada menit ke-30.
Gol perdana penyerang anyar tersebut sekaligus membuat Persebaya Surabaya unggul satu gol atas Persis Solo di babak pertama pada laga yang dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Rabu (13/12).
Pertandingan sebenarnya cukup berjalan menarik, jual beli serangan terjadi pada laga tersebut. Namun, gol kontroversial dari keputusan wasit, Heru Cahyono mengurangi gairah dalam menikmati pertandingan.
Green Force sendiri sebenarnya tampil tidak cukup baik pada pertandingan semalam di Gelora Bung Tomo yang dihadiri sekitar 7.000 Bonek yang haus kemenangan.
Kalah di dalam lapangan
Persis Solo yang hadir sebagai tamu tanpa pelatih kepala Leonardo Medina berhasil membuat Persebaya Surabaya bertahan total dan hanya sesekali melakukan build-up melalui direct ball.
Persis Solo dominan dengan 60% penguasaan bola, sedangkan Persebaya hanya mampu menguasai bola 40% di hadapan suporternya sendiri.
Belum lagi total percobaan tembakan, Persis Solo benar-benar menjadi mimpi buruk Persebaya Surabaya dengan berhasil melepaskan 16 kali percobaan dan 8 di antaranya menemui sasaran, akurasinya mencapai 67%.
Berbeda jauh dari Persebaya Surabaya yang hanya mampu mencatatkan 10 tembakan dan hanya 4 yang mampu membahayakan M. Riyandi, akurasinya sangat minim, hanya 40%.
Selain itu, catatan umpan yang dilakukan Persis Solo juga menkonfirmasi bahwa Persebaya Surabaya memang tampi buruk tadi malam, data menunjukkan bahwa 432 umpan coba dilepaskan oleh Laskar Sambernyawa, sekitar 344 di antaranya berhasil, akurasinya 80%.
Persebaya Surabaya sendiri yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri sangat minim melakukan percobaan umpan, data menunjukkan hanya 329 umpan yang dilepaskan dan hanya 238 umpan yang berhasil, akurasinya hanya 72%.
Persebaya Surabaya benar-benar dibuat tidak berdaya oleh Persis Solo.
Kalah di luar lapangan
Di luar lapangan, baik secara langsung maupun tidak, Bonek ramai-ramai melayangkan kritiknya kepada manajemen Persebaya Surabaya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
