
Photo
JawaPos.com – Manajemen Persela di bawah naungan PT Persela Jaya mematenkan nama dan logo Persela. Upaya tersebut dilakukan untuk menghindari plagiasi dan memperkuat citra Persela yang merupakan klub milik masyarakat Lamongan sepenuhnya.
”Segala macam penggunaan nama dan logo pada jersey maupun atribut lainnya akan menjadi hak PT Persela Jaya,’’ tutur Kadiv Yankumham Kanwil Kemenkumham Jatim Subianta Mandala kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (25/8).
Selain Persela, terang dia, ada 50 merek lain yang mendapatkan sertifikat secara simbolis. Dia mengatakan, merek berupa nama dan logo Persela mulai didaftarkan ke Ditjen KI melalui Kanwil Kemenkumham Jatim tahun lalu.
”PT Persela Jaya akan memiliki hak ekonomi untuk menggunakan nama dan logo Persela. Pihak lain tidak bisa sembarangan mengeluarkan produk dengan nama dan logo Persela,’’ terang Subianta.
Sementara itu, Dirjen Kekayaan Intelektual Freddy Haris menjelaskan, pematenan merek cukup penting dari segi bisnis dan sisi kriminalnya. Dengan demikian, siapa pun tidak akan bisa mengubah ataupun menjiplak nama dan logo Persela karena sudah dipatenkan secara hukum.
”Semuanya harus diedukasi. Pentingnya mendaftarkan merek, tapi jangan dilupakan juga bahayanya jika melakukan pelanggaran hukumnya,’’ terangnya.
Manajer Persela Edy Yunan Achmadi mengaku bersyukur. Sebab, pihaknya sudah menunggu lebih dari setahun untuk mendapatkan sertifikat nama dan logo Persela.
”Kami memang mengurus sejak awal tahun lalu. Alhamdulillah, sekarang sudah resmi, setelah keluar sertifikat dari Kemenkumham,’’ ujar anggota Exco PSSI Jatim tersebut.
Yunan mengatakan, pengurusan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) cukup penting. Diharapkan, lanjut dia, dapat menghindari adanya penjiplakan logo dan nama oleh pihak lainnya. ”Ini sebagai langkah untuk menjadikan Persela semakin profesional lagi,’’ imbuh Yunan.
Sebagaimana diketahui, sejumlah nama klub berpotensi berubah ketika terjadi perpindahan kepemilikan. Yunan berharap, nama Persela tetap akan melekat menjadi klub kebanggaan masyarakat Lamongan.
”Itu menjadi tujuan utama kami,’’ terang Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
