
Okatfianus menggunakan nomor punggung 27 di Persebaya.
JawaPos.com – Oktafianus Fernando kembali lagi bermain untuk Persebaya Surabaya di pertengahan musim 2023/2024.
Pemain yang akrab disapa Ofan ini identik dengan nomor punggung 8 di Persebaya sejak ia bergabung pada 2017.
Sangat identiknya Ofan dengan angka 8, sampai dia dipanggil ‘wolu’. Kata 'wolu' sendiri dalam bahasa Jawa yang berarti delapan.
Panggilan wolu ini tidak hanya dari para pemain saja namun juga dari Bonek.
Namun, nomor punggung 8 saat ini sudah digunakan oleh Andre Oktaviansyah sejak musim lalu.
Akhirnya, Oktafianus Fernando memilih nomor punggung 27. Nomor punggung itu merupakan angka yang sama dengan tahun lahirnya Persebaya, yakni tahun 1927.
Nomor 27 juga sama dikenakan oleh sang adik, Marselino Ferdinan, yang saat ini membela klub kasta kedua Belgia, yakni KMSK Deinze.
Ofan sendiri juga melakukan komunikasi dengan Marselino Ferdinan saat memilih nomor punggung yang akan dia pakai.
“Kemarin sempat ngobrol sama Lino (Marselino Ferdinan, red), tidak salahnya memakai nomor itu kita saling support, saya mendukung dia, dia mendukung saya. Sama-sama kita bikin perubahan secara kondusifitas dan kekeluargaan,” ujar Ofan dilansir laman Persebaya.id.
“Akan tetapi bukan soal nomor ya, semua tetap pembuktian bagaimana di lapangan,” sambungnya.
Sementara itu, pemain terakhir di Persebaya yang menggunakan nomor punggung 27, yakni Fandi Eko Utomo pada tahun 2018 lalu.
Ofan juga memiliki tekad membawa Persebaya ke dalam jalur kemenangan.
“Pertama kali saya bergabung lagi latihan tadi, saya melihat anak-anak sangat kuat ya. Didominasi oleh pemain muda dan sangat optimis menatap putaran kedua bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Ofan sendiri mencatatkan 66 penampilan, yang menghasilkan lima gol dan 12 assist semenjak dia bergabung dengan Persebaya pada 2017 silam.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
