
Pelatih Persebaya Surabaya, Josep Gombau, saat membriefing pemainnya di Lapangan Gelora 10 Nopember Tambaksari, Surabaya, Kamis (14/9).
JawaPos.com – Persebaya Surabaya selesai menjalani laga terakhir putaran pertama Liga 1 musim ini. Kini, patut ditunggu adalah hasil evaluasi manajemen untuk memperbaiki kinerja Green Force menyambut putaran kedua.
Persebaya selesai menjalani laga terakhir putaran pertama dengan hasil kurang menguntungkan. Tim kebanggaan Bonek itu menyerah 4-0 saat bertamu ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Jumat (27/10). Kekalahan itu menjadi kegagalan ketiga beruntun Green Force di pentas Liga 1 musim ini.
Bonek kini tak sabar menunggu langkah dari manajemen Persebaya, khususnya dalam upaya merombak susunan pemain menyongsong putaran kedua Liga 1.
Sejumlah pemain asing seperti Paulo Victor, Ze Valente, Sho Yamamoto, hingga Dusan Stevanovic sempat santer diisukan bakal dilepas. Dan, manajemen akan menentukan nasib mereka setelah Persebaya menyelesaikan putaran pertama.
Kini, setelah Green Force selesai menggelar laga terakhir kontra Persik, Bonek menagih janji manajemen untuk melakukan evaluasi segera. Bonek tentunya menginginkan Persebaya tampil lebih menggigit saat menjalani putaran kedua nanti.
Evaluasi sangat dibutuhkan meski beberapa pemain telah dilepas dengan status pinjaman hingga permanen. Sebut saja Ferdinand Sinaga dipinjamkan ke Persiraja Banda Aceh, hingga Denny Agus ke Deltras FC. Sementara Alwi Slamat hijrah ke Liga 2 bersama Malut United.
Namun, Bonek sepertinya masih belum puas, karena beberapa kelemahan belum tuntas diselesaikan. Prioritasnya adalah lini depan dan belakang yang menjadi kelemahan Green Force sejauh ini.
Di lini depan, Paulo Victor selaku target man belum memenuhi kriteria ideal karena baru menciptakan sebiji gol. Kontribusi gol terbesar Persebaya justru dihasilkan winger Bruno Moreira dengan delapan gol. Persebaya pun hanya menciptakan total 20 gol hingga akhir putaran pertama.
Produktivitas itu tak lebih baik ketimbang penghuni lima besar, seperti Boneo FC (23 gol), Madura United (29 gol), RANS Nusantara FC (21 gol), Persib Bandung (30 gol), dan PSIS Semarang (24 gol).
Sementara bicara lini pertahanan, Persebaya sudah kebobolan 27 kali. Fakta itu membuat Persebaya menjadi tim keempat paling keropos di Liga 1 musim ini. Mereka hanya lebih baik dari Arema FC (30 gol), Persikabo 1973 (31 gol), dan Bhayangkara FC (30 gol). Ketiga tim itu merupakan penghuni zona degradasi sejauh ini.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
