Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Oktober 2023 | 18.00 WIB

Preview Liga 1 Persik Kediri vs Persebaya Surabaya: Hindari Kutukan Penalti  

Pemain Persebaya Surabaya saat intensif menggelar latihan. Mereka mengemban misi menang saat dijamu Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Jumat (27/10) sore.

JawaPos.com – Josep Gombau harus mengantisipasi satu hal ketika memimpin Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri: penalti. Dalam lima pertemuan terakhir, Macan Putih hanya mampu mencetak tiga gol ke gawang Green Force. Uniknya, semua gol itu terjadi melalui eksekusi penalti.

Apakah kutukan penalti tersebut mampu dihentikan ketika kedua tim kembali bertemu di Stadion Brawijaya, Kediri, sore nanti (live Indosiar pukul 15.00 WIB)?

Gombau jelas tidak mau catatan tersebut berlanjut. Karena itu, dia meminta anak asuhnya tidak teledor di lini belakang. Apalagi, lini depan Persik tengah on fire. Flavio Silva baru saja mencatatkan brace di laga pemungkas. Lalu ada M. Khanafi yang sudah mencetak 5 gol dalam 5 laga terakhir.

’’Di laga sebelumnya kami kalah karena kesalahan kecil. Untuk laga kali ini, kami harus menghindari kesalahan kecil itu terulang,’’ terang mantan pelatih Adelaide United itu.

Kapten Persebaya Reva Adi juga senada. Dia tidak mau lini belakang hilang fokus. Apalagi, Persik memiliki winger yang juga punya kecepatan. Sebut saja M. Supriadi ataupun Ferinando Pahabol.

’’Kami harus sangat hati-hati untuk menghentikan lini depan mereka. Saya dan pemain lain di belakang tidak boleh terburu-buru dalam mengambil keputusan,’’ beber bek 27 tahun itu.

Reva tidak berlebihan. Sebab, Macan Putih musim ini sudah empat kali mencetak gol dari titik putih. Bagaimana dengan Persebaya? Green Force malah sudah kebobolan tiga kali melalui eksekusi penalti musim ini. Kiper Persebaya Ernando Ari Sutaryadi yakin catatan itu tidak akan bertambah.

’’Semua pemain sudah berlatih dengan baik dalam sepekan terakhir. Kami sudah memperbaiki kekurangan yang ada,’’ beber kiper asli Semarang itu.

Ernando malah sangat yakin timnya bisa bangkit. ’’Kami akan mengeluarkan kemampuan terbaik, karena dalam tiga laga terakhir kami belum pernah menang sama sekali,’’ tegasnya.

Dalam tiga laga terakhir, Persebaya menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang. Mereka kebobolan 7 gol dan mencetak 4 gol. Kondisi yang membuat Gombau dalam tekanan. ’’Apakah saya tertekan? Tidak. Saya sudah berpengalaman dengan kondisi seperti ini. Tim tidak bisa dibangun dengan instan, butuh waktu untuk membuat tim menjadi baik,’’ ungkap Gombau.

Catatan buruk pada tim tamu itulah yang jadi keuntungan Persik. Apalagi, Green Force belum pernah menang atas Persik dalam dua laga terakhir. Belum lagi Green Force bakal tampil dengan lini belakang apa adanya. Dusan Stevanovic, Arief Catur, dan Kadek Raditya dipastikan absen. Posisi stoper kemungkinan diisi duet lokal: Yohanis Kandaimu-Salman Alfarid.

’’Tapi, saya rasa tidak akan mudah melawan Persebaya. Mereka salah satu tim kuat di Indonesia dengan skuad yang bagus,’’ kata pelatih Persik Marcelo Rospide.

Pelatih asal Brasil itu tidak berani sesumbar. Sebab, dia juga masih menunggu kondisi Renan Silva. Gelandang asal Brasil itu masih dibekap cedera. ’’Kondisinya belum 100 persen. Saya tunggu sampai besok pagi (pagi ini) apakah dia siap tampil atau tidak,’’ tambahnya.

Kalaupun absen, Rospide tidak khawatir. Masih ada pemain lain yang siap tampil. Apalagi, Rohit Chand juga sudah bisa kembali pascaabsen akibat akumulasi. ’’Kami punya skuad dengan kekuatan yang merata. Jadi, saya rasa tidak masalah kalau ada pemain yang harus absen di laga nanti. Semua pemain siap,’’ tegas pelatih 52 tahun itu. 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore