Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Oktober 2023 | 04.57 WIB

Asiana Cup Jadi Kesempatan Pemain Usia Muda Dapat Pengalaman Internasional

Menpora Dito Ariotedjo bersama Ketua PSSI membuka turnamen sepak bola Asiana Cup 2023 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). - Image

Menpora Dito Ariotedjo bersama Ketua PSSI membuka turnamen sepak bola Asiana Cup 2023 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

JawaPos.com–Turnamen sepak bola usia dini kembali hadir di Jakarta. Kali ini ada Asiana Cup 2023 yang menghadirkan tim-tim kelompok usia di bawah 12 dan 14 tahun. Ajang itu akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Lapangan Rugby GBK, dan Lapangan Panahan GBK, pada 26-29 Oktober.

Tim-tim yang berpartisipasi juga bukan main-main. Total ada 16 tim dari sembilan negara yang hadir. Mulai dari Indonesia, Spanyol, Jepang, Korea Selatan, Australia, Filipina, Vietnam, Thailand, hingga Malaysia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengapresiasi hadirnya Asiana Cup 2023. Apalagi ajang itu diadakan di kawasan kompleks Gelora Bung Karno (GBK).

”Dan ini adalah cara untuk membiasakan atlet-atlet potensi muda kita terbiasa untuk bertanding lawan negara-negara tetangga dan Internasional,” kata Dito usai menghadiri acara pembukaan.

Penyelenggaraan Asiana Cup 2023 berdekatan dengan Piala Dunia U-17 2023, yang digelar pada 10 November hingga 2 Desember. Dito berharap seluruh kontestan, terutama yang dari luar negeri bisa turut meramaikan kejuaraan sepak bola kelompok usia dua tahunan tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang membuka ajang tersebut mengatakan bahwa Asiana Cup 2023 itu penting karena mempertandingkan U-12 dan U-14. ”Apalagi kita tahu sekarang ke depan FIFA akan berencana yang namanya kejuaraan U-17 ini mungkin akan terjadi setiap tahun mulai 2026,” terang Erick.

Oleh karena itu, Erick tak henti-henti mengapresiasi Asiana yang mau terlibat dalam pembinaan sepak bola usia dini selama bertahun-tahun. ”Jadi ini program yang harus didukung, saya harap Pak Menpora memperhatikan dan kami PSSI pasti mendukung,” ujar Erick.

Asiana Cup merupakan agenda tahunan. Asiana selaku penyelenggara sengaja mengundang tim-tim elite dari berbagai negara untuk memotivasi para pemain muda Indonesia untuk bersaing dan tunjukkan kualitas di lapangan.

”Dari Indonesia ada timnya juga, yang diambil dari Asiana Cup regional dan yang juaranya main di event international di Jakarta. Kami ingin tim Indonesia bisa rasakan vibes kejuaraan internasional,” ujar Galih Dimuntur, presiden Asiana Soccer School.

Untuk format kejuaraan, Galih menjelaskan, pertandingan menggunakan sistem liga. Setiap tim saling bertemu. Setiap tim baik dari U-12 dan U-14 wajib memainkan semua pemain, termasuk yang ada di bangku cadangan.

Galih berharap Asiana Cup terus menginspirasi kejuaraan usia muda bertaraf internasional. ”Tujuan ke depannya adalah bawa atmosfer sepak bola dunia ke Indonesia agar nanti ada kompetisi yang kompetitif yang diikuti tim besar Eropa, Asia, dan lainnya,” jelas Galih.

Adapun yang berpartisipasi di Asiana Cup 2023 (mix U-12 dan U-14) adalah Asiana (Indonesia), PFA Bangkok (Thailand), Club de futbal (Filipina), Pyeong Taek United (Korea Selatan), Wakatake (Jepang), Rowvilles Eagles (Australia), KDH Global (Malaysia), Persib Academy (Indonesia), YKHJFC (Korea Selatan), PVF (Vietnam), RCD Espanyol (Spanyol), Academy Semeru (Indonesia), Cerezo Osaka (Jepang), dan AMD (Malaysia).

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore