Gelandang Borneo FC Kei Hirose (kanan) berebut bola dengan Brandao dalam pertandingan di Stadion Ratu Pamelingan, Sumenep, kemarin.
JawaPos.com – Madura United akhirnya merasakan kekalahan kandang pada musim ini. Kemarin (1/10) sore Laskar Sape Kerrap ditundukkan tamunya, Borneo FC, di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, dengan skor 1-2.
Kekalahan itu sekaligus membuat Madura United lengser dari puncak klasemen sementara yang dihuni selama tujuh pekan terakhir, dikudeta oleh Borneo FC.
Borneo FC mencetak gol lebih dulu melalui Terens Puhiri pada menit ke-29. Madura United membalas melalui S.A. Tuharea (40’). Tapi, Stefano Lilipaly memastikan kemenangan tim tamu lewat golnya pada menit ke-85.
Pelatih Madura United Mauricio Souza sangat kecewa. Baginya, Fachruddin Aryanto dkk tidak layak kalah. Dia menyalahkan kepemimpinan wasit Heru Cahyono yang dirasa tidak baik.
Dia mencontohkan beberapa pelanggaran yang seharusnya berbuah penalti bagi Madura United. Tapi, wasit tidak meniup peluit. Juga soal tambahan waktu yang dirasa sangat pendek. ’’Lawan lambatkan waktu, tapi wasit hanya beri waktu tambahan empat menit saja. Di Liga Champions, waktu tambahan jika seperti itu pasti tujuh menit,’’ tegasnya.
Hal itu yang juga membuat anak asuhnya kehilangan konsentrasi. Dia menegaskan, wasit Heru Cahyono memimpin pertandingan seakan tidak ada Madura United di lapangan. Alias, sama sekali merugikan. ’’Wartawan harus menekan agar ada VAR di sepak bola Indonesia. Semua ingin sepak bola Indonesia lebih baik,’’ tegasnya.
Di kubu lawan, pelatih Borneo FC Pieter Huistra mengatakan, keberhasilan Borneo FC berada di puncak klasemen sementara Liga 1 saat ini tidak lepas dari seluruh elemen yang ada di tim. ’’Baik itu pemain, pelatih, akademi, dan suporter. Kerja sama seperti itu membuat kami lebih baik,’’ terangnya.
Selain itu, dia menegaskan bahwa pertandingan kemarin sore sangat seru. Sangat layak ditonton. Membuat level sepak bola Indonesia naik. ’’Kedua tim main bagus untuk sepak bola Indonesia,’’ bebernya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
