
Josep Gombau bakal lakukan hal ini pada Catur Pamungkas. (persebaya.id)
JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya Josep Gombau menyoroti pelanggaran keras yang dilakukan Arief Catur Pamungkas di laga kontra Dewa United, Sabtu (30/9).
Pada laga yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang itu, Catur Pamungkas melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Dewa United Ady Setiawan.
Pelanggaran keras itu terjadi di menit ke-37 saat Catur Pamungkas dan Ady Setiawan berduel di udara.
Sikut Catur Pamungkas mengenai bagian belakang kepala Ady Setiawan, sehingga bek Dewa United itu tak sadarkan diri.
Atas pelanggaran kerasnya itu, Catur Pamungkas diganjar kartu merah oleh sang pengadil lapangan.
Terkait hal itu, Josep Gombau sepakat dengan keputusan wasit yang memberi anak asuhnya kartu merah.
Ia mengatakan bahwa kartu merah yang didapat Catur Pamungkas memang layak, sebab anak asuhnya telah melakukan pelanggaran keras.
Baca Juga: Komentar Josep Gombau Soal Insiden di Laga Dewa United vs Persebaya, Layak Dapat Kartu Merah!
"Ya itu pelanggaran, dia lompat untuk merebut bola di situasi 50:50. Dia memasang badan dan mengangkat sikut. Bisa jadi dia melakukan itu untuk melindungi dirinya. Tapi menurut saya kartu merah itu layak," ungkapnya, dikutip JawaPos.com, Minggu (1/10).
Imbas terjadinya pelanggaran keras itu, Josep Gombau pun mengaku memiliki tugas tambahan di Persebaya.
Adapun tugas tambahan itu berkaitan ia yang bakal mengajari Catur Pamungkas agar tidak berbuat kesalahan seperti melakukan pelanggaran keras.
Menurutnya hal itu perlu dilakukan agar insiden di laga Dewa United vs Persebaya tak terulang kembali.
"Catur masih muda dan dia harus memperbaiki diri. Kemarin dia pemain terbaik, dan sekarang dia melakukan kesalahan, ini lah sepak bola. Dan menjadi tugas saya untuk mengajari dia dan memastikan bahwa insiden seperti ini tidak akan terulang lagi kedepannya," paparnya.
Sementara itu, pertandingan antara Dewa United vs Persebaya tersebut berakhir tanpa pemenang.
Dewa United dan Persebaya berbagi satu poin karena bermain imbang dengan skor 1-1.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
