Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 September 2023 | 14.57 WIB

Persis Solo Jadi Tim Musafir Imbas Piala Dunia U-17, Stadion Ini Jadi Opsi Markas Darurat Laskar Sambernyawa

Suporter Persis Solo. - Image

Suporter Persis Solo.

JawaPos.com–Persis Solo akan kembali menyandang status tim musafir usai menjalani laga kandang terakhir kontra Persija di Stadion Manahan, Surakarta pada Sabtu, (30/9).

Kabar Persis Solo menjadi tim musafir akan dimulai pada 10 Oktober ketika Stadion Manahan akan disterilkan jelang Piala Dunia U-17. Persis Solo akan menjadi tim musafir demi mendukung persiapan Manahan sebagai lokasi penyelenggaraan grup B Piala Dunia U-17 2023.

Piala Dunia U-17 sejatinya bakal digelar 10 November-2 Desember. Namun, stadion tempat berlangsungnya acara wajib steril untuk menyempurnakan beberapa aspek pendukung.

Stadion Manahan akan menjadi host babak penyisihan Grup B, yang diisi timnas Spanyol, Kanada, Mali, dan Uzbekistan. Selain itu, Manahan juga akan jadi lokasi partai final ajang sepak bola terbesar di dunia kelompok umur.

Mengenai sterilisasi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surakarta Rini Kusumandari mengatakan, sudah memberi informasi kepada panitia pelaksana pertandingan Persis Solo.

”Surat dari PSSI pada 10 Oktober mulai steril. Stadion (Manahan) dan lapangan latihan steril. Artinya tidak boleh digunakan untuk pertandingan atau event. Tapi kalau kawasan (area stadion, Red) kami belum dapat info mulai kapan sterilnya,” beber Rini dikutip JawaPos.com dari Radar Solo.

Pertandingan Persis Solo melawan Persija Jakarta pada 30 September akan menjadi pertandingan terakhir di Stadion Manahan sebelum sterilisasi. Setelah itu Persis baru akan jadi musafir saat nanti menjalani laga kandang selanjutnya melawan Bhayangkara FC pada 29 Oktober, PSS Sleman pada 10 November, dan Madura United pada 3 Desember.

Menanggapi timnya tak bisa bermain di Manahan, Pelatih Persis Solo Leonardo Medina tak mau ambil pusing. Baginya, bermain di Manahan atau di stadion manapun, terpenting skuadnya tampil sesuai identitas Persis Solo.

”Kami kemarin berbicara dengan pemain tentang itu (terancam geser dari Manahan). Kami di Manahan main bagus, tapi kami selalu berpikir bagaimana menjadi fokus di cara bermain kami,” kata Medina.

”Tidak ada masalah jika main di Manahan atau di luar Manahan. Kami tahu saat Piala Dunia kami tidak bisa main di Manahan, tapi kami sudah mempersiapkan mentalitas kami. Kami harus sama saat main di Manahan atau di stadion manapun,” tambah juru taktik asal Meksiko itu usai laga kontra RANS Nusantara.

Stadion Moch. Soebroto Opsi Markas Sementara Persis Solo

Stadion Moch. Soebroto menjadi opsi terkuat markas sementara Persis Solo yang terusir dari Manahan jelang Piala Dunia U-17. Pasalnya, Persis Solo sempat menggunakan Stadion Moch. Soebroto di Kota Magelang ketika terusir karena event ASEAN Para Games 2022.

Stadion kebanggaan warga Magelang juga telah terverifikasi untuk dipakai tim Liga 1. Hal itu lantaran pada periode Liga 1 2018 hingga 2019, stadion tersebut merupakan markas PSIS Semarang selama dua musim ketika Stadion Jatidiri direnovasi.

Stadion Moch. Soebroto memiliki kapasitas 22 ribu penonton dan hanya berjarak sekitar 70 km dari Solo. Jika menggunakan kendaraan pribadi, para pendukung Persis Solo butuh waktu kira-kira dua setengah jam untuk mencapai Stadion Moch Soebroto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore