Pemain Persebaya merayakan gol ke gawang Arema FC pada laga derbi Jatim Liga 1 di Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/9).
JawaPos.com – Persebaya Surabaya harus mencari alternatif home base baru. Sebab, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, harus steril jelang Piala Dunia U-17 yang kickoff pada 10 November dan selesai 2 Desember mendatang.
Padahal, Green Force masih punya lima laga home sampai Desember nanti. Pihak manajemen tidak tinggal diam. Manajemen mulai memikirkan opsi terbaik. ’’Opsi pertama adalah dengan menukar beberapa pertandingan kandang,’’ kata Ketua Panpel Persebaya Ram Surahman.
Artinya, Green Force akan menjadi tim tamu terlebih dahulu. Kemudian, di putaran kedua, mereka baru menggelar laga home. Ram menyatakan, manajemen bakal menjalankan opsi tersebut. ’’Dalam waktu dekat kami coba lakukan komunikasi dengan LIB (Liga Indonesia Baru) dan klub yang menjadi lawan kami,’’ bebernya.
Opsi itu dianggap ideal. Sebab, Persebaya tidak kehilangan pemasukan dari laga kandang di putaran kedua. Apalagi, lawan yang dihadapi bakal menyedot animo Bonek. Dua laga home terdekat saja, Green Force akan menjamu Persib Bandung (7/10) dan Bali United (20/10).
Tiga laga home lainnya adalah melawan Persis Solo (4/11), PSIS Semarang (26/11), dan Persija Jakarta (9/12). Lantas, bagaimana jika tim lawan ogah bertukar status kandang? Ram juga sudah memikirkan opsi lain. ’’Opsi kedua adalah kami akan mencoba menjajaki untuk memakai kandang teman-teman di Deltras FC dan Gresik United,’’ ungkap pria yang juga sekretaris tim itu.
Artinya, Persebaya membuka opsi berkandang di luar Surabaya. Bisa di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Atau di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Jika merujuk daftar home base Persebaya musim ini, seharusnya laga digelar di Gresik. Sebab, Persebaya mendaftarkan Stadion GJS sebagai home base kedua.
Musim lalu Persebaya juga sempat berkandang di stadion tersebut. Itu karena Stadion GBT masih dalam proses renovasi. Meski kans bermain di Gresik lebih besar, Ram belum bisa memberikan kepastian. ’’Masih kami komunikasikan dulu mana opsi yang paling memungkinkan,’’ tegas Ram.
Tapi, ada info kalau Persebaya belum akan buru-buru pindah home base. Sebab, laga home terdekat kontra Persib (7/10) kabarnya bisa digelar di GBT. Dari info yang didapat Jawa Pos, izin untuk bermain di GBT sudah diberikan. Izin itu diberikan karena suporter mampu menjaga kondusivitas saat menjamu Arema FC, Sabtu (23/9). Bahkan, kuota yang disetujui kabarnya mencapai 35 ribu penonton.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
