Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 September 2023 | 18.13 WIB

Liga 2 2023–2024: Dimulai dengan Tunggakan Gaji yang Belum Tuntas

Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan dan pengurus lainya  meresmikan  PT Pegadaian  menjadi sponsor utama kompetisi Sepakbola Liga 2 Musim 2023/2024. - Image

Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan dan pengurus lainya meresmikan PT Pegadaian menjadi sponsor utama kompetisi Sepakbola Liga 2 Musim 2023/2024.

JawaPos.com - Kompetisi Liga 2 musim 2023–2024 akan sepak mula hari ini. Namun, kompetisi kasta kedua di Indonesia tersebut musim ini dimulai dengan kesan yang kurang baik. Sebab, beberapa klub masih menunggak gaji pemain musim lalu.

Pada 1 September lalu, Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) merilis data tentang sembilan klub yang menunggak gaji pemain musim lalu. Total tunggakan mencapai Rp 5,4 miliar. Angka tersebut merupakan total tunggakan gaji kepada 138 pemain.

Per 8 September, tunggakan Rp 5,4 miliar itu berkurang menjadi Rp 4,3 miliar. Berdasar data APPI, beberapa klub sudah melunasi tunggakannya. Tunggakan Persijap Jepara sudah tuntas. Begitu juga Persiraja Banda Aceh. Gresik United juga sudah menunaikan kewajibannya kepada 22 pemain. 

Tinggal kepada 5 pemain lagi (sudah ada putusan NDRC/proses banding). Lalu, PSPS Riau sudaah melakukan pembayaran gaji kepada 8 pemain. Namun, masih ada 18 pemain yang haknya belum terselesaikan.

Sampai kemarin atau H-1 kickoff Liga 2, APPI terus berkomunikasi dengan tujuh klub yang belum menuntaskan pembayaran gaji musim lalu. Tujuh klub itu adalah Gresik United, PSPS Riau, Kalteng Putra, PSMS Medan, Semen Padang, Persikab Kabupaten Bandung, dan PSKC Cimahi.

”Sampai H-1 ini (kemarin, Red) kami masih terus mencoba. Cuma memang beberapa kasus cukup sulit. Jadi, kekuatan hukumnya nggak begitu memaksa,” ujar CEO APPI M. Hardika Aji kepada Jawa Pos kemarin.

Meski persoalan penunggakan gaji belum tuntas, Aji bisa sedikit bernapas lega. Sebab, perjuangan APPI untuk mengkritisi surat keluar yang menjadi penghambat kepindahan dikabulkan PSSI. Kini pemain yang sudah habis kontrak tidak perlu menyertakan surat keluar atau release letter dari klub lama.

Aji menerangkan, PSSI telah merespons komunikasi APPI dengan baik. Dalam komunikasi itu, PSSI telah meniadakan kewajiban untuk melampirkan surat keluar pada sistem SIAP PSSI untuk pemain yang telah berakhir masa kontraknya.

”Sehingga pesepak bola yang memang kontraknya telah berakhir dengan klub sebelumnya dapat didaftarkan pada sistem SIAP PSSI oleh klub barunya tanpa harus melampirkan surat keluar dari klub sebelumnya tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, klub-klub yang tidak memiliki masalah finansial pada Liga 2 musim lalu berusaha untuk tetap sehat saat mengarungi kompetisi musim 2023–2024. CEO sekaligus Manajer Sada Sumut FC Yosephine Sembiring menuturkan, manajemen klub berusaha untuk konsisten menjaga kesejahteraan para pemain.

”Kami tidak pernah terlambat membayar gaji pemain. Saya juga sangat fokus untuk membangun tim ini menjadi klub profesional, sehat, dan menjadi inspirasi bagi klub lain,” tutur Yosephine.

Pada Liga 2 musim 2023–2024, potensi klub-klub untuk melakukan penunggakan gaji bisa saja terjadi. Sebab, pengeluaran klub akan lebih besar seiring dengan maraknya pemain Liga 1 yang merumput di Liga 2. Apalagi, klub Liga 2 diperbolehkan untuk menggunakan tenaga dua pemain asing.

Sada Sumut melihat potensi itu. Dan, supaya potensi itu tidak terjadi di Sada Sumut, Yosephine membuat strategi tertentu. ”Kami tidak mau berjudi mendatangkan pemain tanpa persiapan finansial. Klub harus memiliki kesiapan organisasi yang baik,” tegasnya.

Arief Setiadi, manajer Nusantara United FC, juga berkomitmen untuk menjaga kesejahteraan pemain. ”Kami sangat menghindari untuk menunggak gaji. Semoga semua terbayarkan sebelum keringat para pemain mengering,” ujar Arief. 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore