Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 September 2023 | 02.01 WIB

Erick Thohir: Grassroot Football Festival Jadi Ajang Pembinaan Dini Menuju Piala Dunia 2038

Erick Thohir saat memberikan pertanyaan kepada anak-anak yang mengikuti Grassroot Football Festival di Jogjakarta. (pssi.org) - Image

Erick Thohir saat memberikan pertanyaan kepada anak-anak yang mengikuti Grassroot Football Festival di Jogjakarta. (pssi.org)

JawaPos.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membuka Grassroot Football Festival (GFF). Program pembinaan pesepak bola usia 9 hingga 12 tahun ini dilaksanakan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Daerah Istimewa Jogjakarta, mulai Sabtu (2 September 2033) di Lapangan Kenari.

Erick menegaskan bahwa Indonesia tengah mempersiapkan diri untuk berkompetisi pada Piala Dunia 2038. Para pemainnya saat itu adalah anak-anak yang saat ini berada pada usia 9 tahun hingga 12 tahun.

"Tahun 2038, kalian adalah masa depan sepak bola Indonesia. Kakak kalian yang U-17, sekarang sedang berjuang serius agar tim nasional main bagus di Piala Dunia U-17 di Indonesia. Artinya harus bergantian. Setelah mereka, nanti kalian," pesan Erick.

Erick hadir di hari kedua pelaksanaan GFF, Minggu (9 September 2023). Erick mengatakan, pembinaaan sepak bola dari usia dini atau 9 tahun dipersiapkan untuk timnas 2038. Ini perlu dirintis karena membangun timnas berkualitas tidak dapat dilakukan secara instan dan harus dilakukan mulai dari bawah.

"Lihat bangsa-bangsa lain membangun sepak bola dari bawah. Ini yang harus perbaiki di mana-mana. Karena itu tadi saya sampaikan kepada para Asprov yang memang serius. PSSI juga kita bantu pendanaan, memang tidak pernah cukup, tetapi paling tidak ada kolaborasi," katanya.

Erick didampingi Direktur Teknis PSSI sekaligus pelatih timnas U-23, Indra Sjafri, Ketua Asprov PSSI DIY Dessy Afrianto, dan para legenda sepak bola Indonesia. Kompetisi usia dini ini diikuti 132 tim (sekolah sepak bola/ SSB) dari perwakilan Kabupaten atau Kota se-Jogjakarta.

Pada kesempatan tersebut, Erick pun menguji para peserta GFF dengan menanyakan beberapa pertanyaan berkaitan dengan sepak bola. Dari tiga pertanyaan, seluruhnya bisa dijawab dengan benar.

Hal tersebut, menurut Erick, menunjukkan bahwa peserta GFF serius ingin berlatih dan meningkatkan skill sepakbolanya, bukan sekadar asal ikut-ikutan. Sebagai hadiah, Erick membagikan uang pembinaan bagi setiap 132 SSB peserta GFF Jogjakarta.

Sementara itu, Ketua Asprov PSSI Yogyakarta Dessy Afrianto mengatakan ajang GFF ini disiapkan sebagai bagian dari pembinaan jelang Piala Dunia 2038, di mana 15 tahun ke depan, tim Indonesia akan diisi oleh pemain sepak bola yang kini masih berusia 9, 10, 11, dan 12 tahun. GFF ini akan memperebutkan Piala Bergilir Mangkubumi.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore