
Uston Nawawi belum bisa memainkan Paulo Victor di lini depan Persebaya karena masih pemulihan cedera. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com – Tak terasa Uston Nawawi telah melewati empat pertandingan sebagai Caretaker Persebaya Surabaya. Uston tinggal menyisakan satu laga lagi kontra Borneo FC, Minggu (3/9).
Fakta itu tak lepas dari regulasi yang diterapkan PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 1, di mana caretaker alias pelatih sementara hanya bisa memimpin tim maksimal 30 hari.
Sementara berdasarkan surat yang dilayangkan manajemen Green Force kepada PT LIB, Uston ditunjuk sebagai caretaker menggantikan peran Aji Santoso pada 8 Agustus 2023. Artinya, Uston tinggal menyisakan satu pertandingan lagi sebagai caretaker, di mana dirinya bisa memimpin laga Persebaya kontra Borneo di Stadion Gelora Bung Tomo.
Setelah itu, manajemen Persebaya harus menunjuk pelatih kepala yang baru saat Persebaya sowan ke markas Madura United pada 17 September 2023.
Seluruh komponen Persebaya sebenarnya menginginkan Uston menjadi pelatih kepala, apalagi merujuk hasil yang ditorehkan legenda Green Force itu dalam empat pertandingan terakhir Liga 1 musim ini. Uston membawa Persebaya meraih tiga kemenangan beruntun, dan sekali imbang kontra PSS Sleman.
Hasil itu membuat Persebaya beranjak naik di klasemen sementara Liga 1. Klub kebanggaan warga Surabaya itu kini menempati posisi 7 dengan torehan 15 poin.
Namun, Uston belum membeberkan rencananya saat menghadapi Borneo FC. Pelatih berusia 45 tahun ini pastinya bakal melakukan evaluasi lagi setelah berkunjung dari markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo.
"Yang utama saya ucapkan syukur alhamdulilah, satu poin harus disyukuri," ujar Uston. "Perjuangan pemain sangat luar biasa. Kita apresiasi untuk kinerja defense kita karena kita bisa clean sheet," imbuhnya.
Jika melihat permainan Persebaya kontra PSS, maka prioritas pembenahan adalah lini depan Green Force. Persebaya tampak kesulitan ketika menembus barisan pertahanan Super Elang Jawa.
Persebaya hanya memiliki dua tendangan, di mana tak ada satupun yang mengenai sasaran. Artinya, lini serang Persebaya harus lebih tajam lagi jika ingin mengemas kemenangan kontra Borneo FC.
Paulo Victor diyakini akan menjadi solusi Green Force di laga selanjutnya, apalagi dirinya sempat diparkir tak dimainkan kontra PSS. Jika Victor dalam kondisi fit, tak menutup kemungkinan Persebaya dapat lebih beringas ketika tampil di depan pendukungnya nanti.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
