Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Agustus 2023 | 18.58 WIB

Jokowi Ingin Indonesia ke Babak Final Piala Dunia U-17: Persiapan Akhir di Jerman, Seleksi Pemain Diaspora

Pemain Timnas Indonesia yang disiapkan untuk Piala Dunia U-17 - Image

Pemain Timnas Indonesia yang disiapkan untuk Piala Dunia U-17

Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Sebagai gantinya, pada 23 Juni lalu FIFA mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Ajang dua tahunan itu akan dihelat pada 10 November hingga 2 Desember mendatang. Gagal dalam kualifikasi, Indonesia akhirnya lolos ke putaran final karena menyandang status tuan rumah. Tak banyak waktu yang dimiliki Indonesia U-17 untuk melakukan persiapan.

---

TAK mau hanya sukses penyelenggaraan, Presiden Joko Widodo juga menginginkan tim nasional U-17 Indonesia bisa menembus babak final Piala Dunia U-17. Dan, PSSI akan berupaya sebisa mungkin untuk mewujudkan target tersebut.

Karena itu, timnas U-17 disiapkan seoptimal mungkin dalam waktu yang relatif pendek. Saat ini, tim terus memperbaiki kekurangan setelah kalah dalam dua laga uji coba di Bali. Yakni, menyerah 0-3 (2/8) oleh Barcelona Juvenil A dan 2-3 oleh Kashima Antlers U-18 (5/8).

Wakil Ketua Umum I PSSI Zainudin Amali menjelaskan, setelah uji coba itu, skuad asuhan Bima Sakti Tukiman tersebut pindah ke Solo, Jawa Tengah, untuk melakukan evaluasi dan melanjutkan pemusatan latihan. Selain itu, timnas U-17 terus melakukan bongkar pasang skuad. Langkah tersebut dilakukan agar timnas U-17 diisi para pemain terbaik.

’’Kerangka timnas U-17 sudah ada. Yakni, tim yang waktu itu juara AFF U-16 (2022). Kerangka itu tinggal dilengkapi dengan hasil seleksi di 12 kota. Hasil seleksi itu menghasilkan 42 pemain,’’ ujar mantan menteri pemuda dan olahraga (Menpora) tersebut.

Upaya timnas U-17 untuk mematangkan persiapan tidak berhenti sampai di situ. Timnas U-17 juga akan menggelar pemusatan latihan di Jerman. Rencananya, sebelum terbang ke Jerman, komposisi pemain sudah mengerucut.

’’Jadi, final team-nya seperti apa, nanti akan diumumkan saat keberangkatan ke Jerman. Jadi, ditunggu saja. Kalau sekarang masih nyampur-nyampur. Bercampur antara pemain lama dan rekrutan baru,’’ tegas Amali.

Rencananya, timnas U-17 bertolak ke Jerman pada September. Sebelum ke sana, timnas U-17 akan menghadapi tiga uji coba di Indonesia. Yakni, dua kali menghadapi tim lokal dan terakhir melawan timnas Korea Selatan U-17 (30/8). Di Jerman, timnas Indonesia akan menjalani beberapa pertandingan uji coba. Juga, menghadapi sebuah mini turnamen.

’’Rencananya, timnas U-17 akan berada di Jerman selama 5–6 pekan,’’ terangnya.

Amali berharap segala persiapan tersebut membuat timnas U-17 bisa berbicara banyak di Piala Dunia U-17. Terkait target presiden, Amali memastikan PSSI akan berupaya keras untuk mewujudkannya.

’’Setiap kepala negara, bahkan rakyatnya, pasti maunya juara. Tapi, Pak Presiden pasti memaklumi apa pun hasil yang nanti didapat. Beliau memaklumi kondisi sepak bola kita yang baru mulai bangkit,’’ jelasnya.

Agar terbentuk skuad yang tangguh, selain menyeleksi pemain-pemain muda hebat tanah air, PSSI juga memanggil sejumlah pemain diaspora (mereka bermain di luar negeri namun memiliki paspor Indonesia).

Sejak TC dimulai pada 10 Juli lalu, ada enam pemain diaspora yang dipanggil. Mereka adalah Welberlieskott De Halim Jardim (Sao Paolo/Brasil), Madrid Augusta (AFC’34 Alkmaar/Belanda), Mahesa Ekayanto (FC Dordrecht/Belanda), Staffan Qabiel (Academy Sant Cuggat/Spanyol), Aaron Liam Suitela (FC Bulleen Lions/Australia), dan Aaron Nathan (Youth FC Nottingen/Jerman). (fiq/drw/c17/ali)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore