
Photo
JawaPos.com – Manuchekhr Dzhalilov terdepak dari Persebaya Surabaya pada 18 September tahun lalu. Sudah empat bulan Dzhalilov meninggalkan Green Force, julukan Persebaya. Pemain 29 tahun itu memilih tinggal di negaranya, Tajikistan.
Jauh dari Surabaya tidak membuat Dzhalilov lupa dengan mantan timnya. Buktinya, dia selalu mengikuti perkembangan Green Force di Liga 1 musim lalu. ’’Saya selalu menyaksikan mereka (Persebaya) bertanding,’’ kata pemain kelahiran 27 September 1990 tersebut saat dihubungi Jawa Pos kemarin (14/1).
Manuchekhr Dzhalilov (kanan), winger Persebaya melakukan selebrasi usai berhasil menjebol gawang tim Madura United FC pada pertandingan semifinal leg 1 Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (3/4). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
Persebaya Surabaya
Dzalilov juga tahu bahwa Persebaya finis sebagai runner-up musim lalu. Dia sama sekali tidak merasakan sakit hati. Malah sebaliknya. ’’Saya turut senang dengan pencapaian Persebaya musim lalu,’’ tegas mantan pemain Sriwijaya FC itu. Padahal, Dzalilov sempat merasa kesal karena terdepak saat bursa transfer sudah ditutup. Meski begitu, dia memilih melupakan memori kelam itu.
Saat ini Dzalilov masih berlatih dengan mantan timnya, Istiklol FC. Lantas, apakah sudah ada tawaran dari klub anyar untuk bergabung? Sebab, bursa transfer di kompetisi Asia, termasuk Indonesia, sudah dibuka. Soal itu, top skor Piala Presiden 2019 dengan torehan 5 gol tersebut belum mau buka suara.
Namun, Dzalilov tetap membuka peluang untuk kembali bermain di Liga 1. Hanya, dia masih bungkam apakah ada tim Liga 1 yang sudah berkomunikasi dengannya. ’’Soal main di Indonesia, saya belum tahu ke depannya. Hanya Allah yang tahu,’’ ucap pemain yang masih membela timnas Tajikistan di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 itu.
Dia sama sekali tidak trauma. Meski saat dua kali membela tim Liga 1 dia selalu mendapat pengalaman buruk. Pertama, saat gajinya di Sriwijaya FC musim 2018 telat dibayar. Kemudian, ketika pindah ke Persebaya, dia terdepak dari skuad saat bursa transfer putaran kedua sudah ditutup.
Karena itu, Dzalilov masih ingin menikmati masa berlatihnya dengan Istiklol FC. Berada di Tajikistan memang membuatnya sangat betah. Terlebih, dia bisa bertemu sang istri dan buah hatinya setiap hari. Termasuk bertemu dengan keluarga besarnya. ’’Alhamdulillah saya sangat merasa baik di sini (Tajikistan),’’ ungkapnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
