
Photo
JawaPos.com – Pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI dua hari lagi. Persiapan untuk menggelar pemilihan komite pemilihan (KP) dan komite banding pemilihan (KBP) juga sudah hampir 100 persen. Tinggal menunggu hari H pelaksanaan di Hotel Mercure, Ancol.
Hal itu disampaikan anggota Exco PSSI Gusti Randa. Menurut dia, hingga saat ini tidak ada kendala untuk menggelar KLB. Surat undangan sudah disebar kepada para voter. ’’Jadi, nanti 26 Juli bisa datang registrasi ambil materi. Besoknya makan siang dan KLB dimulai sore hari,’’ ujarnya.
Bahkan, nama-nama yang bakal diusulkan untuk menempati posisi di KP dan KBP juga sudah ada. Gusti menyatakan, nama-nama tersebut merupakan hasil penjaringan yang selama ini dilakukan PSSI. ’’Hanya untuk jaga-jaga. Sifatnya bottom-up. Ada dari Liga 1 dan Liga 2 juga,’’ paparnya.
Pastinya, menurut pria yang juga seorang pengacara itu, PSSI punya kriteria sendiri ketika melakukan penjaringan. Salah satunya, sosok senior yang paham akan seluk beluk sepak bola Indonesia. ’’Harus independen juga. Jumlahnya ganjil. Terserah mau nyebutin berapa,’’ katanya, lantas tersenyum.
Tetapi, nama-nama yang sudah dijaring itu belum final. Nanti voter yang hadir di KLB pada 27 Juli mendatang memilih nama-nama yang diusulkan PSSI itu. ’’Kami serahkan kedaulatan di tangan voter jika punya usul nama-nama sendiri,’’ ucapnya.
Di sisi lain, salah seorang voter dari Madura United yakni Haruna Soemitro mengungkapkan tidak mau ambil pusing siapa nama-nama tersebut. Yang pasti, pihaknya berharap KLB harus ikuti arahan dari FIFA. ’’Jadi, biar tidak kemana-mana,’’ jelasnya.
Dia menambahkan ada dua cara untuk memilih anggota KP dan KBP. Yang pertama diusulkan voter dan yang kedua diusulkan oleh exco PSSI. ’’Kami menunggu Exco sajalah. Bakal milih yang diusulkan itu saja,’’ tuturnya.
Hal berbeda justru dikatakan oleh Manajer Madura FC Januar Herwanto. Dia mengusulkan, seharusnya nama-nama yang ada di KP dan KBP adalah orang baru. Bukan nama-nama lama yang dirasanya sudah gagal.
Nama-nama baru itu tidak harus berasal dari kalangan sepak bola. Bisa akademisi atau profesi lainnya. ’’Yang jelas mereka harus punya integritas. PSSI harus out of the box. Mungkin panpel seleksi bisa diambil dari Satgas Antimafia Bola, bidang pencegahan KPK, psikoanalisis, hingga perwakilan media,” harapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
