
Penangguhan regulasi pemain U-23 di Liga 1 diyakini bakal memberikan efek terhadap rencana Persebaya.
JawaPos.com - Meski tak terdampak secara langsung, namun penangguhan regulasi pemain U-23 di Liga 1 diyakini bakal memberikan efek ke klub-klub di Liga 2, tak terkecuali Persebaya Surabaya. Persebaya terancam kehilangan sejumlah nama yang mereka buru untuk memperkuat tim ini di putaran kedua.
Persebaya memang berencana mengevaluasi komposisi pemainnya pada pertengahan kompetisi. Pelatih anyar Persebaya Angel Alfredo Vera beserta jajaran manajemen sudah duduk bersama untuk membahas langkah-langkah yang akan diambil pada putaran kedua Liga 2 nanti. Salah satunya menambah pemain.
Akan tetapi planning yang disusun Persebaya bisa sedikit berantakan ketika PT Liga Indonesia Baru (LIB) menelurkan nomor 155/LIB/VI/2017 yang berisi penjelasan tentaang implementasi regulasi pemain U-23 yang ditangguhkan mulai 3 Juli hingga 30 Agustus 2017. Aturan ini kembali diberlakukan pada 1 September 2017.
"Perubahan regulasi U-23 di Liga 1 juga sangat berpengaruh. Karena pasti ada pemain yang awalnya mau dilepas, tapi akhirnya tidak jadi," tutur Manajer Persebaya Chairul Basalamah.
Fenomena yang terjadi ketika Liga 1 menerapkaan aturan U-23 adalah terpangkasnya menit bermain bagi para pemain senior. Bahkan ada pula pemain yang kehilangan posisi utama karena klub memiliki pemain U-23 yang berkualitas. Nah, penangguhan regulasi U-23 akan mengubah kondisi ini.
Para pemain senior punya kans untuk mendapat menit bermainnya kembali seperti sedia kala. "Kami bertemu dengan sejumlah pemain. Mereka dicadangkan di tim Liga 1 bukan karena bermain jelek, tapi karena ada regulasi U-23," ungkap Chairul.
"Sekarang aturan itu sudah ditangguhkan. Kami memang tidak merasakan secara langsung regulasi itu. Tapi bidikan kami pasti akan berubah. Mungkin ada banyak klub yang akhirnya bisa memaksimalkan pemain di atas U-23," imbuhnya.
Chairul menambahkan bahwaa pihaknya masih menyusun langkah untuk mengantisipasi kondisi ini. "Kami tidak menutup kemungkinan (merekrut) pemain dari Liga 2. Tapi hal itu memang tidak mudah," tutup Chairul. (saf/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
