
JURU BICARA: Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga.
JawaPos.com - Kepengurusan PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir pusing tujuh keliling. Mereka tiba-tiba ditagih utang yang nilainya puluhan miliar. Bahkan mendekati Rp 100 miliar.
Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga menjelaskan, utang-utang itu berasal dari berbagai pihak. Di antaranya, perhotelan dan ticketing.
’’Ada sesuatu yang dijanjikan kepada agen pemain juga. Itu belum dibayar. Itu dijanjikan sama yang lama (pengurus PSSI sebelumnya, Red). Kami harus lakukan (bayar),’’ ujar Arya.
Utang yang menumpuk tersebut sempat membuat kerja kepengurusan PSSI sekarang terhambat. Misalnya saat mendatangkan tim nasional Burundi ke Indonesia pada FIFA Matchday periode Maret lalu.
’’Ketika kami minta ke travel, mereka tidak mau. Katanya bayar utang dulu. Terpaksa kami mencari travel lain,’’ ungkap staf khusus menteri BUMN tersebut.
Utang-utang itu akan dibayarkan. Tapi, Arya memastikan tidak bisa langsung lunas. Akan dibayar secara bertahap.
’’Utang puluhan miliar. Tapi, uangnya tidak ada. PSSI tidak bisa menodong (meminta) Ketua Umum (Erick Thohir). Uangnya itu harus dicari lewat berbagai cara,’’ beber pendiri klub Liga 2 Sada Sumut FC itu. (fiq/c17/ali)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
