
Luis Milla dianggap punya kriteria khusus untuk pemainnya
JawaPos.com - Timnas Indonesia memang sudah memanggil 25 nama pemain untuk menjalani seleksi tahap pertama. Namun, Luis Milla dalam hal ini diwakili PSSI menyatakan kalau pemain yang dipanggil tak cuma jago secara kemampuan.
Seleksi tahap pertama sendiri akan dimulai tanggal 21 hingga 23 Februari mendatang. Nantinya, seleksi ini akan digelar di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci.
Luis Milla mengatakan bahwa hal pertama yang akan dilakukan adalah pengenalan mendalam. Baru dia akan melihat kemampuan sang pemain.
"Jadi, kemarin itu saya sempat berbincang dengan Eduardo Perez. Dia itu bilang kalau pemain yang dipanggil itu bukan sekadar jago, tapi punya visi bermain," kata Direktur Kompetisi dan Pembinaan PSSI, Yusuf Kurniawan di Stadion Soemantri Brodjonegoro.
Maka itu, pria yang karib disapa Yuke tersebut kembali mengingatkan kepada semua pihak untuk membangun kembali usia muda. Karena, dengan pendidikan sepak bola secara baik dari usia dini, bibit yang lahir akan berkualitas.
"Nah ini kan kalau ajarin yang sudah senior, sudah agak susah. Mumpung masih muda, tentu bisa diterapkan," tandas dia. (ies/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
