
Hans-Peter Schaller menilai marquee player bisa membantu pemain muda Indonesia untuk belajar.
JawaPos.com - PSSI baru saja mengeluarkan aturan baru yang memperbolehkan sebuah klub kasta tertinggi menggunakan jasa pemain asing tambahan dengan status marquee player. Terkait hal itu, Pelatih Bali United, Hans-Peter Schaller justru menyikapi dengan dingin.
Marquee player yang dimaksud merupakan pemain dengan label bintang yang pernah bermain di antara tiga edisi Piala Dunia dan/atau membela salah satu klub di liga papan atas Eropa. Usia dari marquee player tersebut harus dibawah 35 tahun dan bisa berasal dari negara mana saja.
Menurut Hans-Peter, kehadiran marquee player di suatu klub bisa memberikan dampak positif untuk perkembangan pemain muda di klub tersebut.
"Pemain muda Indonesia bisa belajar banyak dari marquee player yang sudah berpengalaman di dunia sepak bola. Itu hal positif yang bisa diambil dari kebijakan baru PSSI ini. Tapi pastinya biaya yang dikeluarkan suatu klub tidak sedikit untuk mendatangkan seorang pemain dengan label bintang dunia," ujar Hans-Pete di laman resmi klub.
Namun, dirinya tidak setuju apabila kehadiran seorang marquee player bisa memberi jaminan untuk suatu klub untuk bisa memenangkan setiap pertandingan. Menurut pelatih asal Austria tersebut, tim yang kuat berasal dari kekompakan seluruh pemain dalam satu tim, bukan dari seorang pemain.
"Tentu sebuah tim bisa menjadi solid ketika seluruh pemain bisa menjaga kekompakan satu sama lain. Seorang pemain bintang sekali pun tidak akan bisa membuat sebuah tim menjadi kuat apabila tidak ada dukungan dari pemain lainnya. Sepak bola adalah olahraga tim," imbuh Hans-Peter.
Mengenai peluang Bali United untuk mendatangkan seorang marquee player, Hans-Peter tidak bisa berkomentar banyak dan memilih fokus untuk mempersiapkan tim dengan materi pemain yang ada sekarang.
"Saya tidak bisa berkomentar banyak tentang hal tersebut (marquee player) saat ini. Fokus saya saat ini adalah bagaimana tim ini semakin menunjukkan progres peningkatan sebelum kompetisi bergulir sebulan lagi," tutupnya. (ira/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
