Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Juni 2023 | 01.37 WIB

Kalangan Pengamat Dukung Ketegasan Ketum PSSI Hukum Berat Pelaku Match Fixing

Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Wakil Ketua Umum dan Exco PSSI saat Preskon Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-17 di Jakarta, Sabtu (24/6/2023). FIFA menunjuk Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U- 17 yang akan di gelar November mendatang. FOTO - Image

Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Wakil Ketua Umum dan Exco PSSI saat Preskon Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-17 di Jakarta, Sabtu (24/6/2023). FIFA menunjuk Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U- 17 yang akan di gelar November mendatang. FOTO

JawaPos.com - Ketua PSSI, Erick Thohir, tak main-main dalam pemberantasan match fixing di Liga Indonesia. Erick menegaskan bakal menjatuhkan sanksi larangan seumur hidup bagi pelaku sepak bola yang terlibat kecurangan.

Hal tersebut diungkapkan Erick Thohir dalam konfrensi pers setelah menggelar pertemuan dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/6) pagi WIB.

Pengamat bola nasional Kesit Budi Handoyo mendukung langkah tegas Erick Thohir dalam memberikan ancaman dan sanksi berat bagi siapapun yang terlibat melakukan match fixing atau pengaturan pertandingan.

Menurutnya, para pelaku match fixing tidak pantas berada dalam dunia olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas dan hanya akan mengotori sepak bola Indonesia.

"Setuju, memang seharusnya hukuman berat sudah sepantasnya dijatuhkan buat para pelaku match fixing. Siapa pun yang terlibat jangan lagi diberi kesempatan terlihat di sepakbola. Kita gak butuh orang-orang seperti itu,” ujar Kesit, Senin (26/6).

Kesit menambahkan, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat menimbulkan efek jera atau sebuah peringatan bagi para mafia bola untuk berpikir ribuan kali jika ingin melakukan tindakan curang tersebut.

"Efek jera harus diberikan untuk warning buat pelaku-pelaku lainnya untuk tidak coba-coba melakukannya," ucap Kesit.

Lanjut Kesit menegaskan, tindakan untuk menghukum tersangka match fixing harus dilakukan tanpa pandang bulu dari paling atas hingga ke akar-akarnya, supaya industri sepak bola Indonesia bersih dan berprestasi.

"Saran saya harus diberantas ke akar-akarnya. Tanpa pandang bulu, termasuk jika ada pengurus PSSI atau pengurus klub yang terlibat. Ketum PSSI juga harus tegas, jangan hanya sekadar lips service," katanya.

Selain itu, Kesit juga menyarankan jika terbukti ada oknum yang terlibat para pelaku tindak hanya di jauhkan dari sepak bola tapi juga diberikan sanksi pidana sesuai dengan tingkat pelanggarannya.

"Yang penting adalah tindakan apabila nanti ditemui ada yang terlibat match fixing. Hukuman organisasi dan juga pidana harus sejalan," tukas Kesit.

Sebelumnya, Erick Thohir mengancam akan menegakkan sanksi bagi seluruh pelaku match fixing atau bertindak sebagai mafia sepak bola. Sanksi yang disiapkan oleh PSSI adalah berupa hukuman tidak dapat berkecimpung lagi di dunia persepakbolaan seumur hidup.

"Sesuai dengan perintah Bapak Presiden (Joko Widodo) dan sejalan dengan FIFA bahwa kita akan menciptakan iklim sepak bola yang bersih. Dan kami mendorong PSSI apabila terbukti akan diberikan hukuman seumur hidup kepada wasit, pemain, pemilik, pengurus, bahkan saya sendiri," tutur Erick saat berbicara dalam Konferensi Pers bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Menteri BUMN itu mengatakan bahwa dirinya dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah mendapatkan instruksi dari Presiden Joko Widodo. Inti dari instruksi itu adalah menciptakan iklim persepakbolaan yang bersih. Presiden juga menginstruksikan agar membentuk Tim Nasional yang dapat bertanggung jawab dan mampu meraih prestasi yang baik.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore