
Gede Widiade mengatakan hukuman yang tepat untuk pelaku pengaturan skor adalah pidana
JawaPos.com - Bos Persija Jakarta, Gede Widiade, menyebut isu pengaturan skor di Indonesia sejatinya sudah biasa. Namun, hal itu terus berkembang karena tak ada solusi yang tegas untuk hukuman si pelaku.
Isu pengaturan skor dari tahun ke tahun memang seperti tak ada habisnya. Baru-baru ini, bahkan tengah ramai kalau anggota Exco PSSI, Hidayat, diduga mencoba mengatur pertandingan.
Menurut Gede, isu ini sebenarnya sudah biasa dalam sepak bola Indonesia. Namun memang tak ada hukuman yang bikin jera bagi pelakunya.
"Pengaturan skor di Indonesia itu sudah biasa. Tapi ada buktinya? Saya mantan pengacara. Kalau sudah ngaku tak ditangkap buat apa? Harusnya hukumannya pidana," ungkap Gede dalam diskusi bersama wartawan.
Gede berharap jangan sampai pihak berwenang hanya seperti membiarkan. PSSI hanya bisa menjatuhkan sanksi dalam sepak bola tetapi pelakunya masih berkeliaran di masyarakat.
"Kalau begini, teriak-teriak sepuluh menit saja nanti hilang lagi. Makanya harus tuntas, jangan begini-begini saja," tandas Gede.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
