
Pelatih Napoli Massimiliano Allegri disanksi otoritas Serie A setelah terbukti bersalah ribut dengan ofisial pertandingan. (X/@NicoSchira)
JawaPos.com - Pelatih Napoli Massimiliano Allegri dijatuhi sanksi larangan mendampingi tim dalam dua pertandingan Serie A setelah dinilai melontarkan pernyataan kasar kepada ofisial pertandingan dan bersikap agresif terhadap staf AS Roma.
Sanksi itu dijatuhkan setelah Napoli bermain imbang 3-3 melawan Roma di kandang sendiri pada Sabtu (24/10).
Selain larangan dua pertandingan, Allegri juga dijatuhi denda sebesar EUR 10.000 atau sekitar Rp 202 juta. Keputusan itu diumumkan oleh otoritas disiplin Serie A pada Senin (26/10) lewat situs resminya.
Insiden yang membuat Allegri diusir dari lapangan terjadi tidak lama setelah Leonardo Balerdi mencetak gol penyama kedudukan untuk Roma pada menit-menit akhir pertandingan.
Allegri memprotes gol itu karena meyakini terdapat pelanggaran dalam proses terjadinya gol. Namun, setelah wasit melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR) dan gol itu dinilai sah, pelatih Napoli itu marah hingga akhirnya menerima kartu merah langsung.
Dalam keputusan itu, otoritas disiplin menyatakan Allegri melakukan pelanggaran terhadap ofisial pertandingan. Ia juga disebut menunjukkan perilaku agresif terhadap anggota staf tim lawan ketika berada di ruang ganti.
“Pada menit ke-45 babak kedua, ia melontarkan pernyataan yang menghina ke arah perangkat pertandingan. Selain itu, saat berada di ruang ganti, ia melontarkan pernyataan yang sangat tidak sopan kepada perangkat pertandingan yang sama serta menunjukkan sikap agresif terhadap seorang pengurus tim lawan,” tulis dokumen yang diterbitkan otoritas disiplin.
Baca Juga:Prediksi Skor Napoli vs Bodo/Glimt di Liga Champions: Superlaget Curi Poin di Stadio Maradona!
Pelanggaran itu dilaporkan oleh ofisial keempat Juan Luca Sacchi serta wasit utama Andrea Colombo. Insiden yang terjadi setelahnya juga dicatat oleh petugas Kantor Kejaksaan Federasi Sepak Bola Italia. Akibat hukuman itu, Allegri dipastikan tidak dapat mendampingi Napoli saat menghadapi Monza pada Kamis (29/10) dan Juventus pada 2 November.
Napoli sendiri saat ini menempati posisi ke-10 klasemen sementara Serie A. Mereka hanya meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan liga terakhir, sehingga membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022