
Michael Carrick angkat tangan dan mengakui penampilan Manchester United saat dibantai Como tidak dapat diterima. Di tengah tekanan setelah tujuh pertandingan tanpa kemenangan, ia memilih meminta maaf kepada suporter ketimbang membahas masa depannya. (Dok. IG MU)
JawaPos.com - Michael Carrick memilih angkat tangan dan tidak menjawab pertanyaan mengenai masa depannya sebagai pelatih Manchester United setelah Setan Merah dibantai Como 4-1 di Liga Champions. Ia justru meminta maaf kepada para pendukung dan mengakui bahwa penampilan timnya tidak dapat diterima.
Kekalahan di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Rabu malam memperpanjang periode sulit Manchester United. Mereka kini menjalani tujuh pertandingan tanpa kemenangan, sementara posisi Carrick semakin menjadi sorotan setelah awal musim yang mengecewakan.
Carrick menegaskan bahwa dirinya merasa bertanggung jawab atas penampilan tim. Namun, ketika ditanya apakah ia khawatir kehilangan pekerjaan, mantan gelandang United itu memilih mengalihkan pembicaraan kepada para pendukung yang telah menyaksikan perjuangan klub dalam beberapa pekan terakhir.
Melansir BBC Sport, Carrick mengatakan bahwa dirinya memahami kekecewaan para penggemar setelah Manchester United tampil buruk melawan Como. Ia menegaskan bahwa klub memiliki standar dan nilai yang harus dijaga, terlepas dari hasil pertandingan.
"Saya harus meminta maaf kepada para pendukung," kata Carrick. "Saya peduli dengan klub sepak bola ini sama seperti orang lain, bahkan mungkin lebih, mengingat posisi saya dan nilai-nilai yang saya junjung tinggi di klub sepak bola ini. Bermain seperti itu tidak dapat diterima."
Carrick juga menjelaskan bahwa dirinya selalu berusaha menghampiri para pendukung setelah pertandingan. Menurutnya, tindakan tersebut bukan sesuatu yang istimewa, melainkan bentuk penghargaan terhadap loyalitas mereka.
"Lagipula, saya selalu menghampiri para penggemar, jadi alasan saya menghampiri mereka bukanlah alasan yang istimewa."
"Ini adalah bentuk apresiasi dan pengakuan atas apa yang telah mereka lalui dan lakukan selama beberapa minggu terakhir. Seperti yang saya katakan, saya adalah salah satu dari mereka."
Pelatih berusia 45 tahun itu kembali menegaskan bahwa penampilan United tidak sesuai dengan nilai-nilai klub. Ia mengaku merasakan kekecewaan yang sama dengan para penggemar.
"Saya merasakan hal yang sama seperti mereka. Kami memiliki banyak nilai di klub sepak bola ini; apa yang kami wakili dan bagaimana kami ingin menjalankannya. Kami mungkin menang, kami mungkin kalah, tetapi cara kami bermain malam ini tidak dapat diterima. Saya hanya ingin memberi tahu para penggemar bahwa saya merasakan hal yang sama untuk mereka."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022