
Gelandang Barcelona Pedri. (Dok. Pedri)
JawaPos.com - Duel Vitinha dan Pedri akan terjadi di laga PSG melawan Barcelona. Laga pertemuan ketiga Liga Champions tersebut dimainkan di Parc des Princes, Rabu (21/10/2026) pukul 02.00 WIB.
Gelandang Barcelona, Pedri, sudah menantikan duel lini tengah melawan PSG. Sebagai pemain, dia berusaha untuk menikmati pertandingan dari lapangan.
"Saya membayangkan pertarungan yang indah [di lini tengah]. Kedua lini tengah lebih menderita ketika mereka tidak menguasai bola, jadi siapa pun yang menguasai bola besok akan memiliki keuntungan. Kami datang dengan dinamika yang baik dan penuh percaya diri," kata Pedri yang dikutip laman resmi UEFA, Selasa (20/10/2026).
Baca Juga:Prediksi Skor Paris Saint-Germain vs Barcelona di Liga Champions: Les Parisiens Rusak Rekor Barca!
"Kami melihatnya sebagai pertandingan yang sangat sulit melawan lawan yang kompleks, tetapi kami tidak melihatnya sebagai final. Kami ingin menang. Ini adalah lawan yang bagus untuk menguji level yang kami miliki di Eropa. Bagi saya, mengingat gaya bermain kedua tim, ini adalah salah satu pertandingan terbaik yang bisa Anda tonton - jika bukan yang terbaik. Jika memungkinkan, saya akan cukup beruntung untuk menikmatinya di lapangan, dan saya akan melakukan yang terbaik. Saya harap para penggemar juga menikmatinya, dan kami bisa membawa pulang poin," lanjut gelandang timnas Spanyol itu.
Salah satu duel yang dinantikan di laga besok adalah Pedri menghadapi Vitinha. Pemain berusia 23 tahun tersebut mengagumi Vitinha sebagai salah satu gelandang terbaik dan sudah menantikan duel melawannya.
"Dia adalah pemain yang bisa menjadi pembeda. Salah satu yang terbaik, jika bukan yang terbaik, dalam hal menciptakan peluang. Ketika dia tidak ada, Anda akan sangat merasakannya. Saya suka bermain melawan pemain seperti ini. Bersaing melawan yang terbaik selalu menyenangkan," ujar Pedri.
Di sisi lain, Vitinha bertekad untuk meraih kemenangan lagi setelah mengalahkan Manchester City. Gelandang timnas Portugal tersebut mengatakan PSG dan Barcelona sangat mengandalkan penguasaan bola.
"Kami telah meraih dua kemenangan besar; kemenangan 4-2 di Liga Champions melawan Man City sangat sulit dan kemenangan 3-1 di akhir pekan melawan Strasbourg juga, karena kami perlu melakukan comeback. Sekarang kami memiliki pertandingan besar lainnya yang sangat kami nantikan, dan merupakan suatu kehormatan untuk terlibat di dalamnya," kata Vitinha.
"Saya pikir semua unsur sudah ada untuk menjadikan ini salah satu pertandingan hebat. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi ini adalah dua tim dengan pemain-pemain individu yang brilian. Kedua tim selalu menginginkan bola dan akan melakukan pressing ketika mereka tidak menguasainya," tandas gelandang berusia 26 tahun itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022