
Todd Boehly dan Mark Walter dikabarkan siap jual saham Chelsea. (X/@ChelseaFC)
JawaPos.com - Todd Boehly dan Mark Walter dikabarkan terbuka untuk menjual kepemilikan mereka di Chelsea kepada pemegang saham mayoritas, Clearlake Capital. Jika transaksi itu terealisasi, valuasi klub asal London itu diperkirakan mencapai lebih dari GBP 5 miliar (sekitar Rp 121 triliun).
Menurut laporan Financial Times, Salah satu pemilik utama Chelsea, Boehly, bersama Walter tengah berencana menjual saham mereka di Chelsea yang masing-masing bernilai 12,8 persen. Dalam rencana tersebut, keduanya menaksir nilai total Chelsea saat ini mencapai dua kali lipat dibandingkan saat konsorsium BlueCo mengambil alih klub pada 2022.
Saat itu, konsorsium yang terdiri atas Boehly, Walter, dan Clearlake Capital membeli Chelsea dengan nilai GBP 2,5 miliar (sekitar Rp 60 triliun), disertai komitmen investasi tambahan sebesar GBP 1,75 miliar (sekitar Rp 42 triliun).
Baca Juga:Xabi Alonso Atasi Skuad Gemuk Chelsea, Liam Delap dan Nicolas Jackson Terdepak dari Tim Utama
Clearlake saat ini menjadi pemegang saham terbesar Chelsea dengan kepemilikan 61,5 persen. Sementara itu, sisa 38,5 persen saham terbagi rata antara Boehly, Walter, dan Hansjorg Wyss. Belum diketahui apakah Wyss juga memiliki keinginan untuk menjual kepemilikannya.
Dilansir dari The Telegraph, Boehly, Walter, dan Clearlake, sejauh ini menolak memberikan komentar mengenai kabar tersebut. Kabar mengenai keinginan Walter untuk menjual saham Chelsea muncul setelah ia menjual saham miliknya di klub NBA Los Angeles Lakers. Penjualan itu terjadi di tengah penyelidikan oleh Kantor Jaksa Amerika Serikat dan Securities and Exchange Commission (SEC) terkait dugaan persoalan keuangan.
Menurut Wall Street Journal, penyelidikan itu berkaitan dengan bagaimana pinjaman bernilai miliaran dolar yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang terhubung dengan Walter atau konglomerasinya, TWG Global, kemudian tercatat dalam pembukuan perusahaan asuransi miliknya setelah melewati entitas ketiga.
Rencana penjualan saham Boehly dan Walter juga dipengaruhi struktur kepemilikan yang disepakati saat pengambilalihan Chelsea pada 2022. Diduga terdapat klausul yang melarang pemegang saham utama menjual kepemilikannya kepada investor eksternal selama 10 tahun pertama sejak akuisisi. Dengan demikian, Boehly dan Walter pada dasarnya hanya dapat menjual saham mereka kepada Clearlake atau Wyss.
Situasi itu membuat Clearlake menjadi pihak utama yang dapat mengambil alih saham keduanya jika transaksi benar-benar dilanjutkan. Boehly sendiri saat ini memasuki tahun terakhir masa lima tahunnya sebagai chairman Chelsea. Posisi tersebut dijadwalkan beralih kepada Clearlake pada akhir Mei 2027.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
