
Presiden Donald Trump bela Gianni Infantino dari tekanan pemakzulan. (@gianni_infantino/Instagram).
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membela Presiden FIFA Gianni Infantino di tengah tekanan dari sejumlah konfederasi sepak bola terkait kontroversi rencana komersialisasi Piala Dunia. Trump memperingatkan federasi sepak bola agar tidak mengambil langkah untuk mengganti Infantino dari jabatannya.
Melalui unggahan di Truth Social pada Senin (10/8), Trump menilai FIFA akan melakukan kesalahan besar jika mempertimbangkan penggantian Infantino. Trump juga menyebut FIFA tidak akan mampu mencapai kesuksesan dan keuntungan yang sama tanpa kepemimpinan pria asal Swiss tersebut.
“FIFA akan membuat kesalahan besar jika, karena alasan apa pun, mereka bahkan mempertimbangkan untuk mengganti Presiden Gianni Infantino. Dia luar biasa, baru saja memimpin Piala Dunia paling sukses, empat kali lipat, yang pernah diselenggarakan. Jika dia pergi, Piala Dunia tidak akan pernah sesukses atau menguntungkan lagi!” tulis Trump.
Pernyataan Trump muncul saat Infantino tengah diberondong kritikan tajam dari sejumlah konfederasi sepak bola dunia. Sebelumnya, UEFA, Concacaf, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah menerbitkan surat terbuka kepada komunitas sepak bola dunia yang mempertanyakan kepemimpinan FIFA pada Senin (10/8) melalui situs resmi masing-masing.
"Sepak bola adalah gairah bersama terbesar di dunia. Sepak bola bukan milik individu atau institusi mana pun. Sepak bola adalah milik para pemain, penggemar, klub, asosiasi anggota, dan setiap institusi yang dipercaya untuk menjaga masa depannya," tulis surat tersebut. Ketiga konfederasi itu menilai proposal komersial Infantino yang gagal telah menjadi pelanggaran mendasar terhadap kepercayaan yang diberikan kepada FIFA oleh institusi-institusi sepak bola dunia.
“Kepemimpinan dalam sepak bola bukanlah sebuah kepemilikan. Ini bukan tentang memegang atau menuntut kekuasaan untuk dipegang. Ini adalah kewajiban untuk melayani keluarga sepak bola yang mempercayakannya. Ketika kepercayaan dikhianati melalui penipuan, ketika seseorang menempatkan dirinya di atas kelompok yang mempercayakan wewenang kepadanya, maka tugas itu telah diabaikan,” lanjut pernyataan itu.
Sejalan dengan itu, Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (US Soccer) yang merupakan anggota Concacaf juga mengeluarkan pernyataan terpisah. US Soccer menyatakan dukungannya terhadap sikap Concacaf bersama Canada Soccer, Caribbean Football Union (CFU), dan Union Centroamericana de Futbol (UNCAF).
“US Soccer, Canada Soccer, CFU dan UNCAF berdiri bersama, bersama rekan-rekan kami di seluruh dunia, untuk menyerukan perubahan yang berarti yang memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas FIFA,” tulis pernyataan itu dikutip dari X (dulu Twitter).
Kontroversi ini bermula dari proposal Infantino untuk membentuk FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah perusahaan yang dirancang untuk menangani aspek komersial dan operasional turnamen-turnamen FIFA. Dalam rencana tersebut, FIFA mempertimbangkan untuk menjual sekitar 20 persen kepemilikan FFE kepada investor swasta. Namun, Infantino akhirnya meminta maaf atas keputusan tersebut.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
