Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2026 | 12.39 WIB

Infantino Dituding Rusak Kepercayaan, Tiga Konfederasi FIFA Mulai Bersatu Melawan

Presiden FIFA Gianni Infantino. (@gianni_infantino/Instagram) - Image

Presiden FIFA Gianni Infantino. (@gianni_infantino/Instagram)

JawaPos.com - Tekanan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino semakin besar. Tiga konfederasi sepak bola, UEFA, Concacaf, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), bersama-sama mengeluarkan surat terbuka yang mempertanyakan kepemimpinan FIFA.

Surat tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam konflik yang sedang berlangsung di tubuh sepak bola dunia. Ketiga konfederasi menilai persoalan yang muncul terkait proposal FIFA Forward Enterprise (FFE) bukan sekadar masalah prosedur, tetapi sudah menyentuh persoalan kepercayaan dan tata kelola organisasi.

FFE merupakan rencana FIFA untuk membentuk perusahaan baru yang akan mengelola hak komersial serta tiket berbagai kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia. Dalam proposal tersebut, sekitar 21 persen kepentingan perusahaan akan dijual kepada investor swasta.

Rencana itu kemudian mendapat penolakan dari sejumlah konfederasi dan akhirnya dibatalkan. UEFA menjadi salah satu pihak yang paling keras menyuarakan keberatan hingga mengancam kemungkinan memboikot kompetisi FIFA.

Dalam surat terbuka terbaru, UEFA, Concacaf, dan AFC menyebut kepemimpinan sepak bola harus dijalankan sebagai bentuk pelayanan kepada seluruh keluarga sepak bola, bukan sebagai upaya mempertahankan kekuasaan.

Meski tidak menyebut nama Infantino secara langsung, isi surat tersebut dinilai menjadi pesan keras kepada sang presiden FIFA.

Sejumlah sumber yang dikutip BBC Sport bahkan menyebut pernyataan itu sebagai dorongan agar Infantino mempertimbangkan untuk meninggalkan jabatannya.

Persoalan lain yang turut dipermasalahkan adalah pertemuan yang digelar Infantino di Rabat, Maroko, pekan lalu. Ketiga konfederasi mempertanyakan keputusan FIFA yang tidak melibatkan anggota Dewan FIFA maupun asosiasi anggota dalam pertemuan tersebut.

Mereka juga menilai pengakuan FIFA mengenai adanya kesalahan dalam proses FFE belum cukup. Menurut ketiga konfederasi, FIFA seharusnya mengakui bahwa proposal tersebut sejak awal merupakan keputusan yang keliru.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore