
Gianni Infantino (kiri) diminta mundur sebagai Presiden FIFA. (Flashscore)
JawaPos.com - Ketua Federasi Sepak Bola Norwegia Lise Klaveness secara terbuka meminta Presiden FIFA Gianni Infantino untuk mengundurkan diri menyusul krisis kepercayaan yang melanda organisasi. Seruan itu muncul di tengah meningkatnya tekanan terhadap Infantino setelah rencananya untuk mencari investasi swasta dalam pengelolaan kompetisi FIFA mendapat penolakan luas.
Dalam pernyataan resminya usai rapat federasi pada Kamis (6/8), Klaveness menegaskan bahwa kepemimpinan Infantino sudah tidak lagi mendapat kepercayaan.
“Ketika kepercayaan hilang, kepemimpinan juga harus dievaluasi. Kami percaya masa Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA seharusnya berakhir, dan kami memintanya untuk mengundurkan diri,” ujarnya dikutip dari ESPN.
Baca Juga:FIFA Cairkan Hadiah Piala Arab kepada Yordania Setelah Tertunggak dan Picu Kritik Asosiasi
Kontroversi berawal dari rencana FIFA untuk menjual sebagian keuntungan Piala Dunia melalui badan komersial bernama FIFA Forward Enterprise (FFE). Rencana itu ditolak oleh berbagai konfederasi di tiga benua yang memicu gelombang kritik terhadap transparansi dan tata kelola organisasi.
Sebagai asosiasi sepak bola Eropa UEFA bahkan mengancam akan memboikot Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya. Meski FIFA telah membatalkan rencana tersebut dan menyampaikan permintaan maaf, UEFA menegaskan bahwa ancaman boikot tetap berlaku dan menyatakan telah kehilangan kepercayaan terhadap Infantino.
Tekanan semakin meningkat setelah Federasi Sepak Bola Inggris (FA) menarik dukungannya terhadap pencalonan kembali Infantino dalam pemilihan presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027. Sementara itu, dukungan terhadap Infantino masih datang dari sejumlah federasi. Meksiko dan Argentina pun secara terbuka menyatakan dukungan mereka.
Baca Juga:Era Jürgen Klopp Bersama Timnas Jerman Segera Dimulai Setelah Kekecewaan Piala Dunia FIFA 2026
Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) menyatakan komitmennya untuk terus bekerja sama dalam pengembangan sepak bola global di bawah kepemimpinan Infantino. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) bahkan memuji kontribusi Infantino selama satu dekade terakhir, termasuk transformasi FIFA melalui model tata kelola yang dinilai lebih transparan.
Dukungan serupa juga datang dari Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) dan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). CONMEBOL menegaskan tidak akan mendukung upaya percepatan penggulingan Infantino, sedangkan CAF menyatakan dukungan bulat terhadap kepemimpinannya.
Meskipun demikian, kritik terus berdatangan, terutama dari Eropa. Presiden La Liga Javier Tebas menyebut cara FIFA menangani rencana investasi swasta sebagai pelanggaran serius terhadap tata kelola institusional karena banyak pihak internal tidak diberi informasi memadai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022