
Dani Olmo tolak permintaan maaf asisten pelatih Timnas Argentina Roberto Ayala. (@daniolmo/Instagram).
JawaPos.com - Gelandang timnas Spanyol Dani Olmo menolak permintaan maaf asisten pelatih Argentina Roberto Ayala setelah insiden di laga final Piala Dunia 2026. Dalam rekaman yang beredar di media sosial, Ayala tampak mencekik leher Olmo. Ayala sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf dalam wawancaranya dengan Valencia Capital Radio pada Rabu (22/7).
Ayala mengaku tindakannya itu merupakan reaksi atas ucapan Olmo. “Itu adalah reaksi terhadap sesuatu yang dia [Olmo] katakan, tetapi hanya itu. Itulah mengapa saya akan meminta maaf kepadanya secara langsung. Saya tidak punya kesempatan sekarang, tetapi ya sudah, sudah terjadi. Hal ini sudah terjadi ribuan kali,” kata Ayala dikutip dari DAZN.
Namun, Olmo dengan tegas membantah klaim itu. Dalam wawancara dengan media Catalan Diari de Terrassa, Olmo menilai permintaan maaf Ayala tidak tulus. “Seseorang yang meminta maaf tetapi membenarkan pukulan dengan mengatakan itu sebagai respons terhadap sebuah komentar, jelas tidak benar-benar menyesal karena ia berbohong. Saya tidak mengatakan apa pun kepadanya, jadi dia tidak perlu meminta maaf,” ujar Olmo.
Pemain Barcelona itu juga menegaskan pentingnya sikap dan tanggung jawab sebagai figur publik di dunia sepak bola. “Yang benar-benar mendefinisikan kita bukanlah kesalahan, tetapi keberanian untuk mengakuinya dengan kerendahan hati, kejujuran, dan martabat,” lanjutnya.
Olmo menambahkan bahwa perilaku pemain di lapangan menjadi contoh bagi generasi muda. “Ketika anak-anak saya, keluarga saya, dan para penggemar menonton pertandingan, saya ingin mereka bangga dengan cara kami bertanding, cara kami menang, dan terutama dengan perilaku kami. Sepak bola memiliki arti penting dan kami sebagai pemain adalah teladan bagi anak-anak serta generasi baru yang membawa tanggung jawab besar,” tegasnya.
Sebelumnya, Ayala juga membantah bahwa dirinya melakukan pukulan terhadap Olmo dan hanya mendorong ringan. “Itu bukan pukulan seperti yang mereka katakan. Itu hanya dorongan dan tidak lebih dan di situlah semuanya berakhir,” kata Ayala.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022