
Jurgen Klopp pimpin Timnas Jerman tanpa Zeljko Buvac. (Istimewa)
JawaPos.com - Nama Zeljko Buvac kembali menjadi perbincangan setelah Jurgen Klopp memulai proyek barunya bersama Timnas Jerman. Banyak yang menilai kehadiran Buvac justru akan sangat membantu karena selama ini dikenal sebagai sosok penting di balik berkembangnya filosofi gegenpress yang identik dengan Klopp.
Namun kenyataannya, Jeljko Buvac tidak ikut bergabung dalam staf kepelatihan Timnas Jerman bersama Jurgen Klopp. Hubungan keduanya memang telah berakhir sejak 2018 ketika Buvac memutuskan meninggalkan Liverpool.
Padahal, kolaborasi Jurgen Klopp dan Jeljko Buvac berlangsung sangat lama. Mereka mulai bekerja sama pada 2001 di Mainz 05. Kemitraan itu kemudian berlanjut di Borussia Dortmund hingga Liverpool sebelum akhirnya berpisah pada April 2018.
Baca Juga:Alasan Marc Cucurella Memanjangkan Rambut Terungkap, Ternyata Demi Anak Pertamanya yang Autis
Selama hampir 17 tahun, Buvac menjadi asisten utama Klopp. Banyak pengamat bahkan menjulukinya sebagai otak di balik penerapan gegenpress, yaitu gaya bermain yang mengandalkan tekanan agresif segera setelah kehilangan bola.
Masa terbaik permainan Klopp juga banyak dikaitkan dengan periode saat masih didampingi Buvac. Di Borussia Dortmund, duet keduanya sukses membawa klub meraih dua gelar Bundesliga secara beruntun pada musim 2010/2011 dan 2011/2012.
Mereka juga mempersembahkan DFB-Pokal 2011/2012 serta membawa Dortmund mencapai final Liga Champions musim 2012/2013. Kesuksesan itu berlanjut ketika Klopp pindah ke Liverpool pada 2015.
Bersama Buvac, Klopp mulai membangun identitas permainan Liverpool dengan intensitas tinggi yang kemudian menjadi fondasi kesuksesan klub dalam beberapa musim berikutnya. Meski Buvac meninggalkan Liverpool pada 2018 sebelum The Reds meraih gelar Liga Champions dan Premier League, banyak pihak menilai kontribusinya dalam membangun sistem permainan tidak bisa diabaikan.
Karena itu, muncul anggapan bahwa Buvac akan menjadi sosok yang ideal jika kembali mendampingi Klopp, terutama dalam proyek membangun Timnas Jerman. Karakter pemain-pemain Jerman dinilai cocok dengan gaya sepak bola berintensitas tinggi yang selama ini menjadi ciri khas gegenpress.
Meski demikian, kemungkinan reuni keduanya tampaknya sulit terwujud. Buvac kini menjabat sebagai Direktur Olahraga Dynamo Moscow sejak Februari 2020 dan masih terikat kontrak hingga Juni 2029.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022