
Pelatih kepala Southampton, Tonda Eckert. (Matt Watson/Southampton FC)
JawaPos.com – Pelatih Southampton, Tonda Eckert dikabarkan telah didakwa oleh FA terkait skandal 'Spygate' dengan salah satu anggota stafnya tertangkap memata-matai Middlesbrough menjelang pertandingan leg pertama semifinal Championship musim lalu
Southampton kemudian dikeluarkan dari babak play-off dan dikurangi empat poin untuk memulai musim 2026/2027 setelah mengakui dua pelanggaran lebih lanjut, saat melawan Oxford United dan Ipswich.
The Saint akhirnya gagal memenangkan satu pun pertandingan yang mereka akui telah mereka pantau atau Spygate dalam persiapannya. Pada (21/5) lalu, FA mengkonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki kasus ini, dan pada Rabu (22/7) dakwaan telah diajukan.
Baca Juga:EFL Hukum Southampton karena Memata-Matai Latihan Lawan, Final Play-off Championship Berubah
FA menyebut Eckert telah didakwa dengan tiga pelanggaran Aturan E3.1 terkait "perilaku tidak pantas" antara Desember lalu dan Mei tahun ini dengan perilaku Spygate tersebut memang sudah jelas tindakan yang curang.
"Diduga bahwa pelatih kepala (Eckert) bertindak dengan cara yang tidak pantas atau mencoreng nama baik olahraga ini dengan mengarahkan atau mengizinkan pemantauan sesi latihan Oxford United FC, Ipswich Town FC, dan Middlesbrough FC menjelang pertandingan antara klub-klub tersebut,” bunyi pernyataan FA.
FA juga menyatakan bahwa Eckert memiliki waktu hingga (28/7) untuk memberikan tanggapan terkait dakwaan Spygate yang sudah menjadi kontroversi sepak bola Inggris di kasta Championship.
Baca Juga:Southampton Lolos ke Final Championship, Pelatih Middlesbrough Kecewa Timnya Jadi Korban Spionase
Sementara Southampton mengeluarkan pernyataan yang berkomitmen untuk "bekerja sama sepenuhnya " dengan FA terkait tuduhan tersebut, seraya menambahkan klub tetap mendukung penuh terkait penyelidikan ini.
Di pihak panel arbitrase EFL menerbitkan alasan tertulis di balik sanksi terhadap klub pada tanggal (1/6) lalu, yang menyimpulkan bahwa Southampton telah menjalankan "rencana yang dirancang secara sengaja dan terencana untuk memperoleh keuntungan kompetitif".
Panel tersebut juga menemukan bahwa staf junior di klub merasa "tertekan untuk melakukan pemantauan yang diinginkan oleh Tuan Eckert dan para pelatih senior" terkait kegiatan Spygate tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022