Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Juli 2026 | 17.29 WIB

Proyek Ekspansi Fenway Sports Group Gagal, Michael Edwards Pilih Tinggalkan Liverpool

Michael Edwards mundur dari jabatannya sebagai CEO of Football Fenway Sports Group. (X/@LFC) - Image

Michael Edwards mundur dari jabatannya sebagai CEO of Football Fenway Sports Group. (X/@LFC)

JawaPos.com - Michael Edwards mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) bidang sepak bola, Fenway Sports Group (FSG). Edwards yang sebelumnya menjabat sebagai direktur olahraga Liverpool di era kepelatihan Juergen Klopp hingga 2022, kembali ke FSG pada 2024 dengan mandat untuk memimpin ekspansi kepemilikan klub, termasuk rencana akuisisi tim kedua sekaligus mengawasi operasional Liverpool FC.

Namun, karena tidak adanya kemajuan nyata dalam proyek ekspansi tersebut, Edwards memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan itu diambil meski Edwards masih memiliki sisa kontrak selama satu tahun. Kepergian Edwards diperkirakan akan membuat Presiden FSG, Mike Gordon, mengambil peran yang lebih aktif dalam operasional harian Liverpool. 

Sebelumnya, Liverpool juga telah melakukan perubahan di kursi pelatih. Arne Slot tidak lagi menjabat sebagai pelatih dan posisinya saat ini digantikan oleh mantan pelatih AFC Bournemouth, Andoni Iraola. Selain itu, masa depan jangka panjang direktur olahraga Richard Hughes masih belum jelas, di tengah kabar ketertarikan dari klub Liga Pro Saudi Al Hilal. Hughes sendiri diketahui memiliki kontrak hingga musim panas 2027.

Dalam pernyataan resminya pada Jumat (10/7), FSG menyebut kepergian Edwards sebagai puncak dari transisi yang telah direncanakan setelah penyelesaian sejumlah prioritas strategis. Namun, sumber internal yang dilansir dari ESPN menyebut bahwa pemilik asal Amerika Serikat itu gagal meyakinkan Edwards untuk bertahan, terutama setelah ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap minimnya progres dalam upaya ekspansi portofolio klub.

FSG diketahui telah mengeksplorasi lebih dari 20 klub sebagai bagian dari rencana ekspansi, termasuk klub Prancis Bordeaux dan klub Spanyol Malaga. Namun, rencana itu akhirnya dihentikan pada awal tahun ini. Selama masa jabatannya, Edwards memainkan peran penting dalam perkembangan struktur sepak bola Liverpool, termasuk membantu klub meraih gelar Premier League pada 2025.

Dalam pernyataan perpisahannya, Edwards menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan Liverpool. “Merupakan sebuah kehormatan dapat kembali ke Fenway Sports Group dan Liverpool Football Club di momen yang sangat penting ini. Saya meninggalkan klub dengan keyakinan bahwa Liverpool berada dalam posisi yang kuat, didukung oleh orang-orang hebat, arah yang jelas, dan fondasi yang kokoh untuk terus meraih kesuksesan,” ujar Edwards.

Edwards juga menambahkan bahwa saat kembali ke FSG, dirinya tidak hanya tertarik untuk membantu Liverpool melewati masa transisi, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk ambisi sepak bola yang lebih luas dari grup kepemilikan tersebut. “Meskipun proyek yang lebih luas itu pada akhirnya berkembang tidak sesuai dengan rencana awal, saya bangga dengan kerja tim kami dalam menyusun berbagai opsi strategis yang matang untuk masa depan,” tambahnya.

Edwards turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan FSG, termasuk Mike Gordon, John Henry, dan Tom Werner, serta seluruh pihak di Liverpool. Edwards juga memberikan penghormatan khusus kepada para suporter yang dinilainya sebagai elemen penting yang membuat klub ini begitu istimewa. “Saya akan selalu bersyukur pernah menjadi bagian dari perjalanan klub ini,” tutup Edwards.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore