
Skuad Barcelona saat meraih gelar La Liga musim lalu. (Instagram/@fcbarcelona)
JawaPos.com - Ambisi Barcelona mendaratkan Julian Alvarez ke Camp Nou belum padam. Penyerang timnas Argentina itu tetap menjadi buruan nomor satu Blaugrana pada bursa transfer kali ini.
Meski begitu, transfer ke Barcelona dipastikan berliku. Walau Julian Alvarez sudah berteriak ke publik ingin angkat kaki dari Atletico Madrid, manajemen Los Colchoneros justru memilih jual mahal.
Mereka membentengi Julian Alvarez dan enggan melepas ke rival domestik seperti Barcelona. Namun, direktur olahraga Barcelona tidak patah arang. Mereka terus menyusun strategi untuk melunakkan sikap Atletico agar mau duduk di meja perundingan.
Andai Atletico Madrid luluh, masalah belum selesai. Barcelona masih harus memutar otak karena tuntutan mahar yang dipatok raksasa Madrid tersebut selangit.
Sadar akan hal itu, manajemen Barca bergerak paralel. Mereka sibuk melakukan bersih-bersih skuad demi melonggarkan batas gaji (salary cap) klub. Hasilnya mulai terlihat. Kepergian sejumlah pilar sukses menghemat kas klub hingga EUR 58 juta (sekitar Rp 1,02 triliun) dibanding musim lalu.
Pelepasan bomber utama Robert Lewandowski menjadi kunci penghematan terbesar raksasa Catalan tersebut. Pemain asal Polandia itu sebelumnya mengantongi gaji kotor mencapai EUR 25 juta per musim. Ditambah sisa amortisasi transfer sebesar EUR 12,5 juta, kepergian Lewandowski otomatis mencairkan dana segar sebesar EUR 37,5 juta.
Baca Juga:Era Baru PB Jaya Raya! Susy Susanti Resmi Gantikan Rudy Hartono Usai Hampir 50 Tahun Memimpin
Angka yang sangat masif untuk melonggarkan napas keuangan klub. Langkah bersih-bersih itu berlanjut dengan melepas Ansu Fati. Kepergian pemain didikan La Masia tersebut sukses memangkas beban pengeluaran klub sebesar EUR 12 juta per musim.
Selain melepas Lewandowski dan Ansu Fati, manajemen Blaugrana juga mendapat angin segar dari Andreas Christensen. Bek internasional Denmark tersebut sepakat memperbaharui kontrak dengan bersedia memotong gaji hingga separuh.
Musim lalu, Christensen menerima bayaran EUR 12 juta, namun musim ini dia hanya akan menerima EUR 6 juta. Meski kontrak barunya memuat sejumlah bonus variabel berdasarkan performa, MARCA mencatat bahwa klausul tersebut tidak akan dihitung dalam pembatasan batas gaji (fair play) LaLiga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
