
PFA tegas menolak rencana FIFA terkait laga kontra Israel. (X/@Palestine_fa)
JawaPos.com - Asosiasi Sepak Bola Palestina (Palestine Football Association/PFA) secara tegas membantah laporan yang menyebutkan adanya rencana pertandingan sepak bola usia muda melawan Israel dalam ajang festival sepak bola FIFA di Amerika Serikat.
Sebelumnya, FIFA dikabarkan tengah merencanakan laga pembuka festival sepak bola perdana untuk kelompok usia di bawah 15 tahun yang akan mempertemukan tim dari Palestina dan Israel.
Namun, PFA membantah informasi tersebut lewat akun X (dulu Twitter) resminya pada Kamis (18/6). Dalam pernyataan resminya, PFA menegaskan bahwa mereka belum menerima komunikasi maupun proposal resmi dari FIFA terkait pertandingan itu.
“Kami menyatakan dengan jelas dan tegas bahwa PFA belum menerima komunikasi atau proposal resmi apa pun dari FIFA terkait pertandingan itu. FIFA juga telah mengonfirmasi kepada kami bahwa tidak ada pertandingan semacam itu yang diumumkan atau diselenggarakan, dan laporan-laporan tersebut tidak akurat,” tulis PFA.
Sebelumnya, dilansir dari The Athletic, festival sepak bola usia muda itu direncanakan akan diikuti oleh tim putra dan putri dari seluruh 211 asosiasi anggota FIFA, termasuk Rusia. Meskipun demikian, PFA menegaskan bahwa sikap mereka terhadap kemungkinan pertandingan melawan Israel tetap tidak berubah.
PFA secara terbuka menyatakan penolakannya terhadap segala upaya yang dinilai memaksakan atau mempromosikan pertandingan dengan pihak yang mereka sebut sebagai penjajah. “Posisi kami tegas dan tidak berubah. Dalam situasi saat ini, PFA menolak segala upaya untuk mempromosikan atau memaksakan pertandingan dengan kekuatan pendudukan yang secara sistematis menargetkan atlet Palestina dan infrastruktur olahraga,” lanjut pernyataan itu.
PFA juga menilai bahwa partisipasi dalam pertandingan semacam itu berpotensi menjadi bentuk sportswashing, sedangkan para atlet Palestina disebut masih menghadapi berbagai pelanggaran dalam keseharian mereka. “Kami menolak untuk menjadi bagian dari inisiatif apapun yang berfungsi sebagai pencucian citra olahraga,” tulis PFA.
Dalam tiga tahun terakhir, PFA menyebut lebih dari seribu atlet Palestina telah kehilangan nyawa akibat penjajahan Israel, termasuk mantan kapten tim nasional Sulaiman Al-Obaid serta juara karate Nagham Abu Samra. Mereka menegaskan bahwa kondisi itu tidak dapat dipisahkan dari pembahasan apa pun terkait aktivitas sepak bola yang melibatkan Palestina.
Selain itu, PFA kembali menyerukan agar Israel dimintai pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran terhadap regulasi olahraga internasional. PFA juga mengimbau media untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
