Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Juni 2026 | 16.20 WIB

Polemik FIFA Terkait Laga Palestina vs Israel Dibantah PFA: Kami Belum Terima Komunikasi Resmi

PFA tegas menolak rencana FIFA terkait laga kontra Israel. (X/@Palestine_fa) - Image

PFA tegas menolak rencana FIFA terkait laga kontra Israel. (X/@Palestine_fa)

JawaPos.com - Asosiasi Sepak Bola Palestina (Palestine Football Association/PFA) secara tegas membantah laporan yang menyebutkan adanya rencana pertandingan sepak bola usia muda melawan Israel dalam ajang festival sepak bola FIFA di Amerika Serikat.

Sebelumnya, FIFA dikabarkan tengah merencanakan laga pembuka festival sepak bola perdana untuk kelompok usia di bawah 15 tahun yang akan mempertemukan tim dari Palestina dan Israel.

Namun, PFA membantah informasi tersebut lewat akun X (dulu Twitter) resminya pada Kamis (18/6). Dalam pernyataan resminya, PFA menegaskan bahwa mereka belum menerima komunikasi maupun proposal resmi dari FIFA terkait pertandingan itu.

“Kami menyatakan dengan jelas dan tegas bahwa PFA belum menerima komunikasi atau proposal resmi apa pun dari FIFA terkait pertandingan itu. FIFA juga telah mengonfirmasi kepada kami bahwa tidak ada pertandingan semacam itu yang diumumkan atau diselenggarakan, dan laporan-laporan tersebut tidak akurat,” tulis PFA.

Sebelumnya, dilansir dari The Athletic, festival sepak bola usia muda itu direncanakan akan diikuti oleh tim putra dan putri dari seluruh 211 asosiasi anggota FIFA, termasuk Rusia. Meskipun demikian, PFA menegaskan bahwa sikap mereka terhadap kemungkinan pertandingan melawan Israel tetap tidak berubah.

PFA secara terbuka menyatakan penolakannya terhadap segala upaya yang dinilai memaksakan atau mempromosikan pertandingan dengan pihak yang mereka sebut sebagai penjajah. “Posisi kami tegas dan tidak berubah. Dalam situasi saat ini, PFA menolak segala upaya untuk mempromosikan atau memaksakan pertandingan dengan kekuatan pendudukan yang secara sistematis menargetkan atlet Palestina dan infrastruktur olahraga,” lanjut pernyataan itu.

PFA juga menilai bahwa partisipasi dalam pertandingan semacam itu berpotensi menjadi bentuk sportswashing, sedangkan para atlet Palestina disebut masih menghadapi berbagai pelanggaran dalam keseharian mereka. “Kami menolak untuk menjadi bagian dari inisiatif apapun yang berfungsi sebagai pencucian citra olahraga,” tulis PFA.

Dalam tiga tahun terakhir, PFA menyebut lebih dari seribu atlet Palestina telah kehilangan nyawa akibat penjajahan Israel, termasuk mantan kapten tim nasional Sulaiman Al-Obaid serta juara karate Nagham Abu Samra. Mereka menegaskan bahwa kondisi itu tidak dapat dipisahkan dari pembahasan apa pun terkait aktivitas sepak bola yang melibatkan Palestina.

Selain itu, PFA kembali menyerukan agar Israel dimintai pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran terhadap regulasi olahraga internasional. PFA juga mengimbau media untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore