Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Juni 2026 | 01.13 WIB

Barcelona Kejar Tayang Renovasi Camp Nou, Mengapa Butuh Dana Tambahan EUR 400 Juta?

Proyek 400 Juta Euro Spotify Camp Nou, stadion milik Barcelona. (X/@centregoals) - Image

Proyek 400 Juta Euro Spotify Camp Nou, stadion milik Barcelona. (X/@centregoals)

JawaPos.com - Manajemen Barcelona benar-benar kejar tayang. Raksasa Catalan tersebut harus memacu proyek renovasi Spotify Camp Nou agar bisa rampung secepat mungkin. Bagi Blaugrana, fungsi stadion secara penuh adalah harga mati.

Dari sanalah sumber pendapatan utama bakal mengalir demi memulihkan stabilitas finansial klub, sekaligus modal untuk kembali beraksi dalam pemburuan pemain bintang di bursa transfer demi bersaing dengan elite Eropa lainnya. Sesuai timeline, proyek megah ini diproyeksikan tuntas pada akhir 2027 atau awal 2028.

Namun, ambisi tersebut memaksa Barca kembali merogoh kocek dalam-dalam. Manajemen berencana mengajukan pinjaman baru demi menuntaskan proyek. Estimasi kas yang dibutuhkan untuk menutup seluruh sisa pembangunan mencapai EUR 400 juta (sekitar Rp 7,1 triliun).

Bahkan, ada peluang nominal pendanaan baru yang diajukan bakal melambung di atas angka tersebut. Langkah itu diambil sebagai bantalan jika ada dana tak terduga di tengah jalan. Suntikan dana segar ini nantinya berupa penambahan (amandemen) dari nilai kredit yang sebelumnya telah dikucurkan oleh Goldman Sachs untuk proyek Espai Barca.

Dilansir melalui laman Marca, sejauh ini Barca sudah mencairkan dana hampir EUR 1,5 miliar (sekitar Rp 26,6 triliun). Pihak klub sendiri sebenarnya sudah memprediksi potensi pembengkakan biaya ini sejak awal. Karena itu, klausul untuk menambah plafon pinjaman sengaja dikondisikan tetap terbuka.

Menanti Ketukan Palu Socios

Kini, manajemen Barca tinggal merumuskan angka final dari operasi finansial tersebut sebelum membawanya ke Majelis Anggota (Asamblea de Socios). Regulasi internal klub mewajibkan proyek dengan skala raksasa seperti ini mengantongi lampu hijau dari pada socios (anggota klub). Hingga kini, jadwal pemungutan suara untuk proposal tersebut belum ketok palu.

Salah satu skenario yang disiapkan adalah menyelipkan agenda krusial ini ke dalam Rapat Umum Pemegang Saham/Anggota yang juga mengagendakan pengesahan Dewan Direksi baru. Joan Laporta sendiri dijadwalkan kembali naik takhta secara resmi pada 1 Juli mendatang.

Artinya, rapat besar tersebut kemungkinan digulirkan hanya berselang beberapa hari setelah pelantikan. Saat ini, internal klub masih menggodok seluruh opsi terbaik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore